Penulis: Halo Sambas

  • Gula Kelapa Lokal Tembus Pasar Dunia, Ekspor Perdana Lewat PLBN Entikong Capai Puluhan Juta

    Gula Kelapa Lokal Tembus Pasar Dunia, Ekspor Perdana Lewat PLBN Entikong Capai Puluhan Juta

    HaloSambas.Com – Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan PLBN Entikong sukses mengawal ekspor perdana komoditas unggulan daerah pada awal tahun 2026. Sebanyak 8 ton gula kelapa senilai Rp83,7 juta resmi dikirim ke pasar luar negeri pada Selasa (06/01/2026). Langkah ini jadi awal yang pasti.

    Capaian besar ini menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi untuk bersaing di pasar global tahun ini.

    Seluruh produk gula kelapa tersebut telah melewati rangkaian pemeriksaan karantina yang sangat teliti. Mulai dari pengecekan fisik hingga penerbitan sertifikat resmi dilakukan untuk menjamin kesehatan serta keamanan produk bagi negara tujuan.

    Langkah ini penting untuk memastikan setiap barang yang keluar dari gerbang perbatasan memenuhi standar internasional. Karantina berperan vital dalam menjaga kepercayaan pembeli luar negeri terhadap kualitas produk asal Kalimantan Barat.

    Penanggungjawab Karantina Kalbar Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menyebut realisasi ekspor ini adalah bukti kekuatan produk daerah. Permintaan pasar internasional terhadap gula kelapa asal Kalbar menunjukkan tren yang sangat baik.

    “Ekspor gula kelapa ini menunjukkan bahwa komoditas unggulan daerah memiliki daya saing yang baik di pasar internasional, sekaligus menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekspor di tahun 2026,” ujar Swiet Sinay.

    Tingginya aktivitas perdagangan di awal tahun mencerminkan kepercayaan pengusaha terhadap sistem pengawasan di perbatasan. Karantina Kalbar berkomitmen terus tancap gas mempercepat layanan melalui sistem digitalisasi yang modern.

    Prosedur berstandar internasional terus diterapkan agar proses pengiriman barang menjadi lebih cepat dan efisien. Hal ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu bagi para pelaku usaha yang ingin merambah pasar mancanegara.

    Keberhasilan di minggu pertama Januari 2026 ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pengusaha lainnya di Kalbar. Karantina siap berdiri di garda terdepan untuk mendampingi setiap langkah perdagangan lintas negara tersebut.

    Dengan dukungan penuh dari pemerintah, ekonomi nasional melalui jalur perbatasan diproyeksikan akan semakin kuat. Gula kelapa hanyalah salah satu dari sekian banyak potensi besar yang siap menguasai pasar dunia.

  • Gerbong Mutasi Polda Kalbar Bergerak: Kapolda Lantik Pejabat Utama Hingga Kapolres Baru

    Gerbong Mutasi Polda Kalbar Bergerak: Kapolda Lantik Pejabat Utama Hingga Kapolres Baru

    HaloSambas.Com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Senin (5/1/2026). Momen ini menjadi babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah Bumi Khatulistiwa.

    Mutasi besar ini menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri pada Desember 2025 lalu. Langkah ini diambil untuk memastikan pembinaan karier anggota serta penyegaran organisasi agar pelayanan kepada warga semakin optimal.

    Berikut adalah daftar pejabat lama dan baru di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat serta jajaran Polres yang resmi berganti kepemimpinan:

    • Kombes Pol Marsdianto, S.H., S.I.K. resmi menjabat sebagai Karoops Polda Kalbar menggantikan Brigjen Pol Asep Saepudin, S.I.K.

    • Kombes Pol Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M. kini menjabat sebagai Karo SDM Polda Kalbar menggantikan Kombes Pol Sugandi, S.I.K., M.Hum.

    • Kombes Pol Muhamad Sahroni Tohir, S.E. diangkat sebagai Kabid Keu Polda Kalbar menggantikan Kombes Pol Dolly Arimaxionari Primanto, S.H., S.I.K.

    • Kombes Pol Rusdiani, S.I.K., M.Si. resmi menjabat sebagai Dires PPA dan PPO Polda Kalbar.

    • Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menjabat sebagai Kabidhumas Polda Kalbar menggantikan Kombes Pol Bayu Suseno, S.H., S.I.K.

    • Kombes Pol Abdur Rosid, S.Ag., M.H. diangkat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Kalbar menggantikan Kombes Pol Eddy Suryantha Tarigan, S.I.K.

    • AKBP Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. resmi menjabat sebagai Kapolresta Pontianak menggantikan Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H.

    • AKBP Andhika Wiratama, S.H., S.I.K. diangkat sebagai Kapolres Sekadau menggantikan AKBP Donny Molino Manoppo, S.H., S.I.K.

    • AKBP Donny Molino Manoppo, S.H., S.I.K. mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Kalbar.

    Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan bahwa pergeseran posisi ini adalah hal biasa dalam tubuh Polri. Pejabat baru diharapkan mampu membawa semangat baru dan lebih sigap dalam menghadapi tantangan zaman sekarang.

    “Langkah ini diambil guna memastikan pembinaan karier personel berjalan berkelanjutan. Ini juga jadi penyegaran agar kinerja kita dalam melayani masyarakat semakin optimal,” ungkap Irjen Pol Pipit di hadapan peserta upacara.

    Mantan Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, menambahkan bahwa rotasi ini bertujuan meningkatkan profesionalisme kerja institusi. Para pejabat baru diminta untuk segera mengenali wilayah tugasnya masing-masing.

    Diharapkan soliditas internal Polri semakin kuat sehingga kualitas pelayanan publik meningkat. Fokus utama tetap pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat agar tetap kondusif.

    Target besar dari pergantian ini adalah terciptanya pelayanan kepolisian yang lebih ramah namun tetap tegas. Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk selalu hadir secara profesional di tengah-tengah kepentingan warga.

    Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Kapolda kepada para pejabat yang dilantik. Seluruh prosesi berlangsung lancar dengan semangat dedikasi tinggi dari para anggota Korps Bhayangkara tersebut.

  • Ekspor di PLBN Jagoi Babang Meningkat, Karantina Catat Pengiriman 9,8 Juta Kilogram

    Ekspor di PLBN Jagoi Babang Meningkat, Karantina Catat Pengiriman 9,8 Juta Kilogram

    HaloSambas.Com – Karantina Kalimantan Barat melalui Satpel PLBN Jagoi Babang di Bengkayang mencatat kenaikan ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Volume dan jumlah pengiriman produk lokal ke luar negeri dilaporkan melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya pada Selasa (06/01/2026).

    Data aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka fantastis dengan penerbitan 3.134 sertifikat karantina. Total barang yang dikirim mencapai 9.846.043 kilogram ditambah ribuan batang tanaman hias.

    Produk yang paling banyak dikirim berasal dari wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Bengkayang. Komoditas tersebut meliputi buah-buahan segar, sayur-sayuran, sosis, hingga produk perikanan.

    Kualitas barang yang dikirim selalu dijaga agar tetap unggul dan kompetitif di pasar internasional. Hal ini menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya saing yang tinggi di mata konsumen asing.

    Memasuki hari pertama di bulan Januari 2026, semangat ekspor di perbatasan ini tampak semakin kuat. Petugas mencatat sudah ada 28 sertifikat yang keluar dengan total volume mencapai 84.650 kilogram.

    Angka pengiriman yang besar dalam waktu singkat ini memberikan sinyal positif bagi ekonomi daerah. Aktivitas perdagangan di perbatasan Jagoi Babang diprediksi akan terus tumbuh sepanjang tahun ini.

    Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menegaskan komitmennya untuk mendukung arus ekspor. Pihaknya melakukan pengawasan ketat dan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap komoditas.

    “Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor telah memenuhi standar keamanan pangan dan persyaratan negara tujuan,” ujar Noval Isnaeni mengenai prosedur resmi yang dijalankan petugas.

    Karantina Kalbar berjanji akan terus mempermudah proses administrasi bagi para pelaku usaha lokal. Dukungan ini bertujuan agar semakin banyak warga yang berani mengirim produknya ke pasar global.

    Dengan pemeriksaan yang cepat dan tepat, barang-barang pertanian dan perikanan tetap terjaga kesegarannya. Sinergi ini diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Kalbar.

  • Industri Peternakan Ayam Raksasa Akan Hadir di Mandor Landak, Norsan : Ayam Bakal Murah

    Industri Peternakan Ayam Raksasa Akan Hadir di Mandor Landak, Norsan : Ayam Bakal Murah

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, di ruang kerjanya pada Senin (5/1/2026). Pertemuan ini membahas rencana besar pembangunan industri ayam terintegrasi yang akan segera dimulai di wilayah Kalbar.

    Rencana peletakan batu pertama atau ground breaking proyek ini akan dilakukan serentak di 13 provinsi pada Januari 2026. Untuk wilayah Kalimantan Barat, pusat industrinya berada di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak.

    Gubernur menyambut baik rencana besar ini karena dinilai sangat menguntungkan bagi warga. Kehadiran industri pengolahan ayam diharapkan bisa menjamin ketersediaan stok pangan hewani bagi seluruh masyarakat setempat.

    “Diharapkan ini dapat membantu masyarakat terutama pada kebutuhan daging dan telur ayam yang terpenuhi. Sehingga harga yang dapat dibeli warga lebih murah dan kualitasnya tetap baik,” harap Ria Norsan.

    CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, menjelaskan bahwa peresmian awal ini akan dibuka langsung oleh Presiden RI di Jawa Timur. Gubernur Kalbar pun diundang untuk hadir menyaksikan acara tersebut secara virtual.

    “Proses peresmian nanti dilakukan di Kabupaten Landak, tepatnya di kawasan industri mandor. Kami berharap Pak Gubernur hadir karena program ini dibuka langsung oleh Bapak Presiden,” ungkap Hendra.

    Program hilirisasi ini bertujuan untuk memeratakan distribusi pangan sekaligus mengatasi masalah kelangkaan telur di daerah. Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari misi Kementerian Pertanian dalam mencukupi gizi.

    Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah terciptanya banyak lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. Industri ayam terintegrasi ini diproyeksi menjadi motor penggerak ekonomi baru yang kuat di Kalimantan Barat.

    Pihak perusahaan kini tengah mematangkan segala persiapan teknis sebelum memulai pengerjaan fisik di lapangan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya pembangunan pusat peternakan modern di Landak.

    Diharapkan industri ini bisa segera beroperasi agar manfaatnya langsung terasa oleh masyarakat luas. Sinergi antara pengusaha dan pemerintah ini menjadi bukti keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.

  • Kejar Ketertinggalan, Gubernur Ria Norsan Targetkan Kalbar Jadi Provinsi Terunggul Kedua di Kalimantan

    Kejar Ketertinggalan, Gubernur Ria Norsan Targetkan Kalbar Jadi Provinsi Terunggul Kedua di Kalimantan

    HaloSambas.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berjanji bakal meneruskan hasil bagus pembangunan di awal tahun 2026 ini. Fokus utama kini diarahkan pada peningkatan kualitas warga dan penyelesaian proyek jalan. Hal itu disampaikan Gubernur Ria Norsan di Pontianak, Senin (5/1/2026).

    Gubernur merasa bersyukur karena ekonomi daerah tahun lalu terus membaik dan berkembang. Pertumbuhan ekonomi dilaporkan stabil serta dibarengi dengan harga-harga barang yang tetap terjaga dan aman.

    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi perhatian serius karena saat ini posisinya masih di bawah provinsi lain. Pemprov memasang target tinggi agar peringkat Kalbar melonjak sebelum tahun 2030 mendatang.

    “Target kita pada akhir masa jabatan di tahun 2030 adalah IPM kita tidak lagi paling belakang di antara lima provinsi di Kalimantan. Minimal kita posisi nomor dua setelah Kaltim,” tegas Ria Norsan.

    Demi mencapai target besar tersebut, Pemprov akan bekerja sama secara besar-besaran antardinas terkait. Dinas Pendidikan, Kesehatan, hingga penggerak PKK di desa-desa akan dikerahkan untuk membantu warga secara langsung.

    Fokus utamanya adalah memastikan mutu sekolah dan layanan rumah sakit atau puskesmas tersebar secara merata. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

    Sektor infrastruktur juga menjadi perhatian utama melalui percepatan penyelesaian enam ruas jalan penting. Jalur Sukadana ke Teluk Batang ditargetkan selesai sebelum Agustus demi mendukung acara besar MTQ 2026.

    Kabar baiknya, jalur Ketapang menuju Sukadana saat ini sudah selesai dikerjakan dan bisa dilewati warga. Pemerintah juga terus membuka jalan baru dari wilayah Perawas menuju arah Pontianak dan Kayong Utara.

    “Jika jalur ini terhubung sempurna, waktu tempuh dari Pontianak ke Kayong Utara diperkirakan bisa lebih singkat hingga hanya memakan waktu sekitar 6 jam saja,” terangnya dengan nada optimis.

    Mengawali tahun baru, pemerintah memberikan perhatian serius pada masalah kedisiplinan para pegawai negeri. Inspeksi mendadak akan dilakukan ke tiap ruangan guna memastikan semua pegawai masuk kerja hari ini.

    “Bagi ASN yang absen tanpa keterangan atau bolos di hari pertama ini, tentu akan kita beri sanksi tegas, mulai dari hukuman ringan sebagai peringatan awal,” tutup Gubernur Ria Norsan di akhir sambutannya.

  • Bupati Satono Soroti Tantangan AI di Hari Amal Bhakti ke-80, Ajak ASN Kemenag Sambas Lebih Adaptif

    Bupati Satono Soroti Tantangan AI di Hari Amal Bhakti ke-80, Ajak ASN Kemenag Sambas Lebih Adaptif

    HaloSambas.Com – Bupati Sambas, Satono, memimpin upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di Halaman Kantor Kemenag Sambas, Sabtu (3/1/2026). Ia menyampaikan amanat Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, tentang sinergi produktif demi Indonesia damai.

    Tema tahun ini adalah “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. Kerukunan kini bukan hanya ketiadaan konflik, melainkan energi kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa Indonesia.

    Bupati Satono menyoroti tantangan besar berupa perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Menurutnya, dunia saat ini sedang berada pada era perubahan yang sangat cepat dan sulit diprediksi.

    “Kita harus memastikan bahwa algoritma masa depan tidak hampa dari nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan,” ujar Satono saat membacakan pesan penting mengenai pemanfaatan teknologi secara etis tersebut.

    Setiap ASN di lingkungan Kementerian Agama kini dituntut untuk bertransformasi menjadi pribadi yang sigap dan lincah. Aparatur harus adaptif terhadap inovasi serta responsif dalam melayani kebutuhan umat.

    Penguasaan teknologi harus tetap berpijak pada nilai moral agar AI menjadi alat pemersatu. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya disinformasi dan perpecahan di tengah masyarakat yang majemuk.

    Pada momen tersebut, dilakukan pula penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada jajaran Kemenag Sambas. Piagam penghargaan juga diberikan kepada mereka yang dinilai memiliki prestasi kerja luar biasa.

    “Selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama. Teruslah mengabdi dan teruslah menjadi cahaya pencerah bagi bangsa,” tutup Bupati Satono seraya mengakhiri amanat resmi dalam upacara khidmat tersebut.

  • Bupati Satono Percepat Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sambas Jadi yang Tercepat di Kalbar

    Bupati Satono Percepat Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sambas Jadi yang Tercepat di Kalbar

    HaloSambas.Com – Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar Rapat Koordinasi guna mempercepat pelaksanaan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 tentang Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kegiatan yang dipimpin Bupati Satono ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Sambas pada Senin (5/1/2026) sebagai forum strategis nasional.

    Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi dan unsur Forkopimda. Kehadiran seluruh kepala desa se-Kabupaten Sambas menunjukkan keseriusan daerah dalam memperkuat komitmen lintas sektor.

    Regulasi mengharuskan tiap pengurus menyiapkan lahan seluas 1.000 meter persegi dengan ukuran minimal 30 x 30 meter. Lokasi tersebut harus strategis dan mudah diakses oleh kendaraan berukuran besar.

    “Saya perintahkan hari ini kita masuk fase ketiga. Kita patut bersyukur karena Kabupaten Sambas menjadi daerah tercepat membentuk KDMP di Kalimantan Barat,” tegas Satono di depan peserta rakor.

    Bupati menyadari tidak semua desa memiliki lahan kosong yang ideal secara teknis. Maka dari itu, ia meminta adanya fleksibilitas selama substansi dan tujuan utama program untuk warga tetap tercapai.

    “Saya tahu tidak semua desa memiliki lahan kosong, bisa jadi posisi lahan tidak sepenuhnya sesuai. Saya minta fleksibel, yang penting substansi program tercapai,” tambah Bupati Satono kembali.

    Percepatan pembentukan KDMP merupakan bagian dari komitmen bersama menyukseskan program nasional. Hal ini bertujuan agar pembangunan segera tuntas dan tidak menyisakan pekerjaan rumah di masa mendatang.

    “Ini bagian dari komitmen bersama untuk menyukseskan Koperasi Desa Merah Putih agar cepat selesai sehingga tidak ada PR lagi,” ujarnya saat menekankan pentingnya efisiensi waktu pelaksanaan program.

    Bupati menegaskan pentingnya dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden melalui KDMP. Para kepala desa diminta proaktif menginventarisasi aset desa guna menentukan lahan pembangunan koperasi yang paling tepat.

    Prestasi Sambas sebagai yang tercepat diharapkan terus terjaga hingga operasional penuh. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi lokal.

  • Waspada Banjir Rob Dua Meter di Pontianak, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Minta Warga Siaga

    Waspada Banjir Rob Dua Meter di Pontianak, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Minta Warga Siaga

    Halo Sambas – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meminta warga tetap waspada terhadap fenomena banjir rob yang melanda sejumlah wilayah. Berdasarkan pantauan terkini pada Senin (5/1/2026), ketinggian pasang air laut dilaporkan dapat mencapai hingga dua meter dari permukaan laut.

    Kenaikan muka air paling signifikan terpantau terjadi pada pagi hari. Namun, Edi menjelaskan bahwa kondisi tinggi air cenderung tidak mengalami peningkatan yang berarti saat memasuki waktu siang hingga sore hari.

    BMKG merilis informasi bahwa puncak banjir rob terjadi pada rentang tanggal 4 hingga 7 Januari 2026. Ketinggian air bisa mencapai dua meter di atas permukaan laut, baik dari arah Sungai Kapuas maupun air laut.

    “Kondisi ini sudah dialami sejak tanggal 4 Januari, berlanjut pada tanggal 5 Januari dan diperkirakan masih berlangsung hingga tanggal 7 Januari,” jelas Edi saat memberikan keterangan resmi mengenai cuaca.

    Puncak pasang biasanya terjadi pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB pagi. Setelah itu, air akan berangsur surut dengan penurunan yang cukup cepat sehingga menciptakan arus yang tergolong deras bagi wilayah bantaran.

    “Grafik pasang surutnya sangat tajam, baik saat naik maupun turun. Artinya, arus air cukup deras, baik ketika pasang maupun saat surut,” ungkap Edi mengenai karakteristik teknis air pasang di wilayahnya.

    Pemerintah Kota mengkhawatirkan risiko lebih besar jika rob terjadi bersamaan dengan hujan lebat. Kombinasi cuaca ekstrem tersebut dapat memicu kenaikan air yang lebih tinggi dari biasanya di kawasan rendah.

    “Yang kita khawatirkan adalah jika saat pasang terjadi hujan lebat disertai angin kencang, karena dapat membuat air semakin tinggi,” tuturnya mengingat peristiwa serupa yang pernah melanda pada awal Desember lalu.

    Masyarakat yang tinggal di tepian Sungai Kapuas diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Persiapan mandiri sangat diperlukan untuk menghadapi dampak banjir rob yang kerap muncul tiba-tiba akibat faktor alam dan cuaca.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi potensi dampak banjir rob,” pungkas Edi Rusdi Kamtono sebagai langkah antisipasi keselamatan warga di titik rawan bencana banjir.

  • Sekda Amirullah Prioritaskan Belanja Modal pada 2026 demi Keadilan Warga Pontianak

    Sekda Amirullah Prioritaskan Belanja Modal pada 2026 demi Keadilan Warga Pontianak

    HaloSambas – Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menekankan pentingnya prioritas belanja modal untuk pembangunan fisik pada 2026. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel rutin ASN di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (5/1/2026). Kebijakan ini dinilai adil bagi seluruh masyarakat.

    Amirullah menyebut belanja modal seperti jalan dan sekolah sebagai investasi pemerintah. Fasilitas tersebut dapat dinikmati langsung oleh warga, bukan hanya oleh kalangan pegawai pemerintah saja.

    Tahun 2026, Kota Pontianak menghadapi penurunan transfer keuangan sebesar 5,17 persen. APBD diproyeksi turun dari Rp2,219 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp2,096 triliun pada tahun depan.

    “Kalau pendapatan berkurang, belanja juga harus berkurang. Ini ilmu anggaran. Tidak bisa pendapatan turun, belanja tetap,” ujar Amirullah menjelaskan logika penyesuaian anggaran daerah tersebut.

    Meski ada efisiensi, capaian indikator makro ekonomi di Kota Pontianak semakin membaik. Angka kemiskinan berhasil ditekan pada kisaran 4 persen dan angka pengangguran berada di level 7,7 persen.

    Realisasi pendapatan daerah sudah melampaui 95 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, realisasi belanja telah mencapai kisaran 91 persen sebagai bentuk efektivitas kinerja.

    Amirullah meminta seluruh ASN mendukung penuh program pemerintah pusat dan provinsi. Program seperti makan bergizi gratis dan sekolah rakyat menjadi fokus yang harus segera disukseskan bersama.

    Ia juga mengingatkan para pegawai untuk tidak bersikap latah di media sosial. Sinergi antar tingkatan pemerintah sangat penting agar pelaksanaan program di lapangan bisa berjalan lebih optimal.

    Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak harus menjadi contoh yang baik. ASN didorong terus berprestasi dan beradaptasi dengan perubahan guna meningkatkan kesejahteraan warga kota.

    “Prestasi itu dimulai dari individu, baru kelompok, OPD, sampai pemerintah kota,” pungkas Amirullah dalam menutup arahannya mengenai kinerja dan integritas bagi aparatur pemerintah daerah.

  • Mayor Inf Ricky Fauzie Resmi Pimpin Yonif TP 882/HB, Pangdam: Jadi Motor Ekonomi Lokal

    Mayor Inf Ricky Fauzie Resmi Pimpin Yonif TP 882/HB, Pangdam: Jadi Motor Ekonomi Lokal

    Halo Sambas – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, resmi menyerahkan jabatan Danyonif Teritorial Pembangunan 882/Hulubalang kepada Mayor Inf Ricky Fauzie. Upacara ini digelar di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Kubu Raya, pada Selasa (30/12/2025). Momen ini menjadi strategi baru pertahanan wilayah.

    Mayjen TNI Jamallulael menyematkan tanda jabatan secara langsung. Ia juga menyerahkan tongkat komando serta Tunggul Batalyon kepada Mayor Inf Ricky Fauzie sebagai tanda kepemimpinan baru.

    Batalyon ini merupakan satuan hibrid yang didesain sangat khusus. Pangdam menegaskan bahwa Yonif TP 882/HB disiapkan menjadi pasukan paling mandiri dalam jajaran TNI Angkatan Darat saat ini.

    Berbeda dengan satuan konvensional, batalyon ini punya struktur unik. Ada unit khusus konstruksi, kesehatan, hingga pertanian yang mendukung pembangunan teritorial di Kalimantan Barat.

    Pangdam menyebut kehadiran 1.000 prajurit akan memicu pertumbuhan ekonomi. Kehadiran personel militer ini diproyeksikan membawa perputaran uang yang signifikan bagi warga di sekitar wilayah tersebut.

    “Bayangkan jika 1.000 prajurit memiliki rata-rata penghasilan Rp 5 juta, maka dalam sebulan ada perputaran uang sekitar Rp 5 miliar di daerah ini,” ujar Mayjen TNI Jamallulael kepada media.

    Menurutnya, keberadaan batalyon akan memicu munculnya usaha baru. Rumah makan, bengkel, hingga pasar akan tumbuh seiring dengan aktifnya roda ekonomi yang digerakkan oleh para prajurit.

    “Di mana ada batalyon, di situ akan tumbuh rumah makan, bengkel, hingga pasar. Roda ekonomi akan berputar,” tegas Pangdam saat menjelaskan potensi dampak sosial ekonomi dari satuan ini.

    Satuan ini didesain sangat luar biasa untuk menggali potensi ekonomi. Kemandirian batalyon menjadi keunggulan utama dibandingkan dengan satuan-satuan infanteri lainnya di wilayah Indonesia.

    Diharapkan kepemimpinan Mayor Inf Ricky Fauzie dapat membawa kemajuan. Sinergi antara pertahanan keamanan dan pemberdayaan ekonomi menjadi target utama yang harus segera dicapai nantinya.