Tag: berita sambas hari ini

  • Sambas Menuju Ikon Zakat Nasional, Bupati Satono Galang 36 Paket Bedah Rumah dalam Sekejap

    Sambas Menuju Ikon Zakat Nasional, Bupati Satono Galang 36 Paket Bedah Rumah dalam Sekejap

    HaloSambas.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas bersama BAZNAS Kabupaten Sambas menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi serta memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan dana umat.

    Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sambas, Satono, ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan dan Pemberdayaan ZIS untuk Kemaslahatan Umat Menuju Sambas Berkah Berkemajuan”. Sosialisasi tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, akademisi, hingga perwakilan perbankan.

    Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS memperkenalkan tiga program unggulan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, yaitu BAZNAS Pintar, BAZNAS Sehat, dan BAZNAS Peduli. Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di seluruh wilayah Kabupaten Sambas.

    Wakil Ketua Umum IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Ali Rohman, menekankan pentingnya inovasi dalam menjaga amanah pengelolaan ZIS. Ia menargetkan perluasan literasi zakat hingga ke lingkungan kampus dan tingkat SMA melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

    “Untuk mendapat berkah dan berkemajuan, perlu kita pastikan amanah dilaksanakan dengan baik melalui profesionalisme, inovasi, serta terobosan yang berkelanjutan,” tegas Ali Rohman dalam pemaparannya.

    Bupati Sambas, Satono, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS. Menurutnya, program yang dijalankan saat ini sudah selaras dengan visi misi nasional serta arah pembangunan Sambas Berkah Berkemajuan.

    “Acara ini menjadi penguatan kembali bagi kita semua untuk membangkitkan komitmen pelaksanaan ZIS. Tidak ada makna program strategis jika tidak ada partisipasi bapak ibu semua,” ujar Satono di hadapan para pemangku kepentingan.

    Kegiatan ini juga menghadirkan Rektor Unissas, Arnadi Arkan, dan Abdi Syukur sebagai narasumber untuk membahas penguatan peran lintas sektor. Diskusi tersebut menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi agar pendayagunaan ZIS tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

    Momen menarik terjadi di akhir kegiatan saat Bupati Satono menginisiasi pengumpulan bantuan sukarela untuk bedah rumah. Gerakan spontan ini dimulai dengan bantuan dua paket dari Bupati dan Wakil Bupati, yang kemudian diikuti secara antusias oleh jajaran perangkat daerah dan unsur perbankan.

    Hanya dalam waktu singkat, inisiasi tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 36 paket bantuan bedah rumah yang nantinya akan dikelola oleh BAZNAS Sambas. Aksi nyata ini menjadi bukti kuatnya komitmen kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas demi membantu warga mendapatkan hunian yang layak.

  • Sambas Bersiap Sambut Ramadhan hingga Imlek, Kakan Kemenag Kaharudin Tekankan Hak Ekspresi Keagamaan

    Sambas Bersiap Sambut Ramadhan hingga Imlek, Kakan Kemenag Kaharudin Tekankan Hak Ekspresi Keagamaan

    HaloSambas.Com — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor dalam rangka menyambut rangkaian Hari Besar Keagamaan tahun 2026. Pertemuan ini difokuskan pada persiapan Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Tahun Baru Imlek, dan perayaan Cap Go Meh yang akan datang.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (9/2/2026) bertempat di Aula Sayap Kiri Kantor Bupati Sambas. Rakor ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, serta panitia pelaksana Imlek dan Cap Go Meh dari berbagai kecamatan.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kaharudin, menegaskan bahwa Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Ia menekankan bahwa dalam masyarakat majemuk, pemenuhan hak beragama harus berjalan beriringan dengan rasa saling menghormati.

    “Ekspresi keagamaan merupakan hak setiap warga negara dan dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat saling menghormati perbedaan dan memberikan ruang yang sama bagi umat beragama,” tegas Kaharudin.

    Dalam diskusi tersebut, para panitia perayaan Cap Go Meh dari masing-masing kecamatan memaparkan secara mendetail rencana teknis pelaksanaan kegiatan mereka. Pemaparan mencakup lokasi kegiatan, jadwal, hingga langkah-langkah koordinasi keamanan dengan pihak kepolisian dan TNI di wilayah setempat.

    Kaharudin menambahkan bahwa sikap toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga keharmonisan sosial di Bumi Serambi Makkah. Ia berharap koordinasi yang kuat antarinstansi dapat menjadikan setiap perayaan keagamaan sebagai cerminan semangat persaudaraan antarumat beragama di Sambas.

    Melalui Rakor strategis ini, seluruh pihak berkomitmen untuk menciptakan suasana yang kondusif selama hari besar berlangsung. Kesuksesan rangkaian acara ini diharapkan menjadi bukti nyata kehidupan beragama yang rukun dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.

  • Target Jadi Sentra Ikan Bandeng, Desa Lambau Jawai Tantang Banjir Rob Demi Ekonomi Pesisir

    Target Jadi Sentra Ikan Bandeng, Desa Lambau Jawai Tantang Banjir Rob Demi Ekonomi Pesisir

    HaloSambas.Com — Desa Lambau yang terletak di pesisir pantai utara Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, menyimpan potensi besar di sektor perikanan. Selain dikenal sebagai penghasil kelapa, desa ini kini tengah dipersiapkan menjadi sentra budidaya ikan bandeng yang menjanjikan.

    Kepala Desa Lambau, Muhamad Yani Melik, mengungkapkan bahwa kondisi geografis desanya yang memiliki sumber air payau sangat cocok untuk budidaya bandeng dan nila. Hal ini ia sampaikan kepada mahasiswa Magister Fisipol Universitas Tanjungpura (Untan) yang tengah melaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di desa tersebut.

    Namun, pengembangan potensi ini bukan tanpa hambatan. Tantangan terbesar yang dihadapi warga adalah faktor alam, terutama banjir rob yang rutin merendam wilayah tersebut setiap bulan Desember.

    “Tantangannya memang alam, setiap bulan 12 di desa ini banjir besar,” kenang Yani menceritakan pengalamannya setahun lalu saat tanaman melon dan ribuan ikan miliknya hanyut diterjang pasang air laut.

    Belajar dari pengalaman tersebut, Yani tetap optimis untuk mencoba kembali pada tahun ini. Strategi yang akan diterapkan adalah mempercepat masa panen sebelum bulan Desember tiba guna menghindari kerugian akibat cuaca ekstrem.

    Dukungan nyata datang dari program PPM Fisipol Untan yang menyalurkan bantuan enam ribu bibit ikan nila dan bandeng. Dosen Pembimbing PPM, Prof. Fatmawati, menjelaskan bahwa program ini dirancang sesuai kebutuhan warga setelah melakukan koordinasi intensif dengan pihak desa.

    Selain sektor perikanan, mahasiswa juga berkolaborasi dengan PKK Desa Lambau untuk mengembangkan tanaman obat keluarga (TOGA) seperti jahe dan bawang dayak. Program kerja tersebut dilengkapi dengan pembuatan 15 plang penanda RT untuk mempermudah akses administrasi desa.

    Wira, salah satu mahasiswa PPM, melihat peluang Desa Lambau tidak hanya berhenti pada penjualan ikan segar. Menurutnya, desa ini sangat potensial untuk memproduksi bandeng presto sebagai produk olahan unggulan.

    “Jika Lambau ada bandeng presto, ini bisa menambah pemasukan BUMDes dan menjadi oleh-oleh khas baru bagi wisatawan di Kalimantan Barat,” ujar Wira. Ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk memberikan pelatihan pengolahan produk kepada warga setempat.

    Tujuan dari pengabdian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata, baik melalui bantuan fisik maupun ide kreatif. Dengan sinergi yang kuat, Desa Lambau optimis dapat mengatasi tantangan alam dan bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru di pesisir Sambas.

  • Hidayat Resmi Terpilih Jadi Direktur Perumda Air Minum Tirta Muare Ulakan Sambas

    Hidayat Resmi Terpilih Jadi Direktur Perumda Air Minum Tirta Muare Ulakan Sambas

    HaloSambas.Com — Panitia Seleksi Pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas resmi mengumumkan hasil akhir proses seleksi. Berdasarkan pengumuman Nomor: 07/PANSEL-DIREKTUR/2026, Hidayat, S.E ditetapkan sebagai calon Direktur terpilih.

    Keputusan ini diambil setelah melalui rapat Panitia Seleksi pada tanggal 6 Februari 2026. Penetapan tersebut juga memperhatikan keputusan Bupati Sambas yang tertuang dalam Berita Acara Nomor: 500/Eq.1/Pansel-Direktur/2026 mengenai hasil wawancara akhir para kandidat.

    Ketua Panitia Seleksi, Fery Madagaskar, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai prosedur. Terpilihnya Hidayat menjadi puncak dari rangkaian seleksi ketat yang dilakukan untuk mencari pemimpin bagi perusahaan daerah tersebut.

    Merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum, terdapat prosedur lanjutan pasca-penetapan ini. Sebelum pelantikan resmi dilakukan, Bupati Sambas akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

    Bupati Sambas dijadwalkan menyampaikan nama calon Direktur terpilih kepada Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah. Langkah ini dilakukan guna mendapatkan pertimbangan resmi sebelum jabatan tersebut diserahkan sepenuhnya.

    “Demikian pengumuman ini disampaikan untuk diketahui,” jelas Fery Madagaskar dalam keterangan resmi yang ditandatanganinya di Sambas pada Jumat (6/2/2026).

    Masyarakat berharap dengan terpilihnya direktur baru, layanan air bersih di Kabupaten Sambas semakin optimal. Penataan manajemen dan peningkatan kualitas distribusi menjadi harapan utama bagi keberlangsungan Perumda Air Minum Tirta Muare Ulakan ke depan.