Tag: Danrem 121/Abw

  • Sapu Bersih Pesisir Paloh, Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 12 Kg Ganja di Pantai Belacan

    Sapu Bersih Pesisir Paloh, Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 12 Kg Ganja di Pantai Belacan

    HaloSambas.Com — Keamanan wilayah pesisir perbatasan kembali diperketat setelah Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar. Upaya pengiriman barang haram tersebut berhasil dihentikan melalui aksi penyisiran di sekitar Pantai Belacan, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

    Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, selaku Dankolakops Rem 121/Abw, secara resmi menerima hasil operasi tersebut di Makorem 121/Abw, Sintang, Minggu (25/1/2026). Dalam penyerahan ini, terungkap bahwa narkotika jenis ganja yang diamankan mencapai berat total 12,290 kilogram.

    Penyergapan ini bermula dari kewaspadaan personel Satgas Pamtas yang melakukan patroli intensif di sepanjang garis pantai Kecamatan Paloh. Melalui penyisiran di area Pantai Belacan, petugas menemukan 10 paket ganja yang diduga kuat sengaja diselundupkan melalui jalur tikus di wilayah pesisir Sambas tersebut.

    Brigjen TNI Purnomosidi memberikan apresiasi tinggi kepada para prajurit Yonarhanud 1/PBC Kostrad atas keberhasilan ini. Ia menegaskan bahwa penggagalan ini merupakan hasil nyata dari ketajaman insting personel di lapangan serta koordinasi yang solid antar instansi di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

    “Penggagalan penyelundupan barang haram ini berkat kerja keras personel Satgas Pengamanan Perbatasan serta berkat kerja sama antara TNI, Polri, Bea Cukai, BNN, Pemerintah Daerah, dan juga seluruh komponen masyarakat,” kata Brigjen TNI Purnomosidi.

    Lebih lanjut, Danrem menekankan kepada seluruh jajaran Satgas Pamtas agar terus meningkatkan pengawasan dan kerjasama dengan stakeholder terkait. Wilayah perbatasan, khususnya area pantai seperti Paloh, tetap menjadi titik rawan yang membutuhkan kewaspadaan ekstra guna memberantas peredaran gelap narkotika.

    Barang bukti berupa 12,290 kg ganja tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, selaku Pangkogab Pamwiltas Darat. Rangkaian proses hukum berikutnya akan melibatkan BNNP Kalimantan Barat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

    Keberhasilan penyisiran di Pantai Belacan ini menjadi peringatan keras bagi jaringan penyelundup internasional bahwa jalur-jalur perbatasan di Kabupaten Sambas dijaga ketat oleh aparat gabungan. Sinergi seluruh elemen masyarakat tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah dari ancaman narkoba.

  • IP Naik Tajam, Bupati Satono Larang Petani Jual Gabah Murah untuk Kesejahteraan Petani

    IP Naik Tajam, Bupati Satono Larang Petani Jual Gabah Murah untuk Kesejahteraan Petani

    HaloSambas.Com – Kabupaten Sambas semakin mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Kalimantan Barat. Hal ini ditegaskan dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (07/01/2026), yang dihadiri langsung oleh Bupati Sambas, Satono, bersama Danrem 121/Alambhana Wanawwai, Brigjen TNI Purnomosidi.

    Kegiatan yang melibatkan Gapoktan Cahaya Baru ini selaras dengan agenda strategis nasional yang dipusatkan di Karawang. Dalam momen tersebut, Bupati Satono membawa kabar gembira mengenai kenaikan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Sambas.

    Bupati Satono memberikan apresiasi tinggi kepada para petani atas kerja keras mereka. Data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada Indeks Pertanaman (IP) Kabupaten Sambas yang mencerminkan frekuensi tanam dalam setahun.

    “Saya sangat bahagia, karena IP kita pada tahun 2024 yang awalnya 1,78, sekarang naik menjadi 1,95. Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petani,” ungkap Bupati Satono dengan penuh bangga.

    Salah satu poin penting yang ditekankan Bupati adalah mengenai kesejahteraan petani. Ia menyampaikan bahwa Presiden RI telah menetapkan harga gabah yang cukup tinggi, yaitu Rp6.500 per kilogram.

    Satono secara tegas mengingatkan para petani agar tidak terjebak oleh pihak-pihak yang mencoba membeli hasil panen dengan harga rendah. “Hari ini harga gabah 6.500. Kalau ada yang mau beli lebih murah, jangan dikasih. Bapak dan Ibu harus tetap semangat bertani karena harganya sudah dijamin pemerintah,” pesannya.

    Pemerintah Kabupaten Sambas juga memperkuat sisi regulasi dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Aturan ini dibuat untuk menjaga agar lahan sawah di Sambas tidak berubah menjadi bangunan atau kebun lainnya.

    Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) juga terus mengalir dari pemerintah pusat, di mana sebanyak 1.034 unit alat tani telah disalurkan belum lama ini. Bupati berharap bantuan ini memicu petani untuk meningkatkan kualitas dan jumlah hasil panen mereka demi mewujudkan kemandirian pangan.

    Kehadiran Brigjen TNI Purnomosidi dalam panen raya ini menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi antara tentara dan petani di lapangan terbukti mampu memberikan rasa aman dan dorongan teknis bagi kemajuan sektor pertanian di perbatasan.

    Dengan kenaikan IP dan jaminan harga gabah yang layak, Kabupaten Sambas kini berdiri tegak sebagai pilar utama swasembada pangan di Kalimantan Barat. Semangat “kembali ke sawah” kini menjadi motor penggerak ekonomi yang nyata bagi ribuan keluarga petani di Sambas.