Tag: ekonomi kreatif

  • Karya Perajin Sambas Go Legal! Kemenkumham Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Tenun hingga Anyaman Rotan

    Karya Perajin Sambas Go Legal! Kemenkumham Fasilitasi Pendaftaran Merek Kolektif Tenun hingga Anyaman Rotan

    HaloSambas.Com — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat terus memperkuat pelindungan hukum terhadap potensi ekonomi kreatif daerah dengan menyambangi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas, Senin (2/2/2026). Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan Kekayaan Intelektual (KI) bagi produk kerajinan unggulan agar memiliki kepastian hukum sekaligus daya saing pasar yang lebih tinggi.

    Kegiatan yang dipimpin oleh Divisi Pelayanan Hukum ini bertujuan membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam menginventarisasi potensi kerajinan yang layak didaftarkan sebagai hak kekayaan intelektual. Tim Kanwil Kemenkumham Kalbar memberikan pendampingan langsung mulai dari penyusunan dokumen hingga koordinasi teknis dengan pusat.

    Sejumlah produk unggulan menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut, di antaranya:

    • Tenun Cual Sambas: Dikenal dengan motif geometris dan simbolik yang sarat nilai budaya Melayu.
    • Tenun Songket Sambas: Memiliki ciri khas benang emas dan perak yang melambangkan kemewahan adat istiadat setempat.
    • Kerajinan Bahan Alam: Meliputi keranjang dan kursi rotan, tudung saji, tikar anyaman, tas, hingga dompet hasil UMKM lokal.

    Produk-produk tradisional ini dinilai memiliki nilai historis dan ekonomi tinggi sehingga perlu dilindungi melalui skema Hak Cipta, Merek Kolektif, maupun Indikasi Geografis. Langkah ini diambil untuk memperkuat branding dan memastikan produk Sambas mampu menembus pasar yang lebih luas dengan identitas yang sah.

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa pelindungan KI adalah fondasi penting bagi kesejahteraan perajin. Ia menyebut karya perajin Sambas bukan sekadar budaya, melainkan aset ekonomi daerah yang berharga.

    “Ketika dilindungi secara hukum, identitasnya kuat, nilainya naik, dan pelaku usahanya mendapat kepastian. Kanwil hadir untuk memastikan setiap potensi lokal mendapatkan pelindungan,” tegas Jonny.

    Sebagai tindak lanjut, Kanwil Kemenkumham Kalbar akan melakukan pendataan produk secara berkala serta menyelenggarakan pelatihan strategi branding bagi pelaku usaha. Upaya kolaboratif antara pemerintah, Dekranasda, dan UMKM ini diharapkan menjadikan Sambas sebagai model pengembangan ekonomi kreatif berbasis hukum di Kalimantan Barat.

  • Cafe RUPA Desa Durian Diresmikan, Jadi Ruang Tongkrongan Kreatif untuk Lahirkan Peluang Usaha Baru

    Cafe RUPA Desa Durian Diresmikan, Jadi Ruang Tongkrongan Kreatif untuk Lahirkan Peluang Usaha Baru

    HaloSambas.Com — Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, mewakili Bupati Sambas, melaksanakan Soft Opening Cafe Ruang Jumpa (RUPA) yang berlokasi di Jalan Gusti Hamzah, Desa Durian, Kecamatan Sambas, Jumat (30/1/2025). Kehadiran kafe ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor UMKM di Kabupaten Sambas yang terus menunjukkan tren ekonomi yang semakin baik.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Heroaldi menyampaikan apresiasi atas hadirnya Cafe RUPA sebagai ruang baru bagi tumbuhnya pelaku usaha dan ekonomi kreatif di daerah. Menurutnya, kafe saat ini tidak sekadar menjadi tempat berkumpul biasa, melainkan berperan penting sebagai ruang interaksi dan pertukaran gagasan.

    Kehadiran tempat seperti ini diharapkan mampu menjadi pemicu lahirnya ide-ide kreatif, khususnya dari kalangan generasi muda di Kabupaten Sambas. Heroaldi menegaskan bahwa perkembangan UMKM saat ini perlu terus didorong melalui dukungan terhadap usaha lokal yang mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi masyarakat.

    “Terima kasih kepada Cafe RUPA yang telah menghadirkan ruang baru bagi pelaku usaha,” ujar Wakil Bupati Sambas dalam acara peresmian tersebut.

    Ia juga menjelaskan bahwa suasana yang nyaman dan terbuka merupakan faktor kunci dalam mendorong inovasi. Ruang-ruang publik seperti kafe dinilai efektif menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan gagasan, memperluas jejaring, hingga merancang peluang usaha baru yang berkelanjutan.

    Suasana di dalam cafe RUPA (Ruang Jumpa), Sambas. (Foto: Ist.)

    “Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk berpikir lebih kreatif, terutama bagi pelaku ekonomi kreatif. Biasanya kafe menjadi ruang yang digemari anak muda, dan semoga dengan hadir di kafe ini, pola pikir mereka semakin terbuka untuk melahirkan peluang usaha baru,” tambah Heroaldi.

    Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kehadiran Cafe RUPA dapat memberikan warna baru dalam ekosistem usaha di Kecamatan Sambas. Dengan semakin banyaknya ruang kreatif, diharapkan muncul lebih banyak wirausahawan muda yang mampu menangkap peluang usaha di masa depan.

  • M7 World Championship 2026 Dibuka dengan Nuansa Budaya Indonesia

    M7 World Championship 2026 Dibuka dengan Nuansa Budaya Indonesia

    HaloSambas.com – Tokoh Gatotkaca, batik, dan seni pertunjukan tradisi membuka M7 World Championship 2026, kejuaraan dunia gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Ajang esports berskala global ini dimanfaatkan pemerintah untuk menampilkan identitas budaya Indonesia kepada komunitas gim internasional.

    Kejuaraan dunia MLBB tersebut dibuka Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar pada Jumat, 9 Januari 2026. Menurut Irene, penyelenggaraan M7 di Indonesia menjadi momentum kolaborasi lintas subsektor industri kreatif, dengan gim sebagai pintu masuknya.

    “Kami senang Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah M7. Event ini membuka kolaborasi lintas sektor industri kreatif dan memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi wisata kepada dunia,” kata Irene.

    Irene menilai turnamen esports kelas dunia memiliki nilai strategis karena tidak semata menghadirkan kompetisi gim, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan kekayaan intelektual dan jenama lokal. Ia menyebut komunikasi antara penyelenggara M7 Series dan pengembang MLBB, Moonton Games, telah dilakukan sejak awal 2025.

    Dalam pandangannya, posisi Indonesia dalam ekosistem esports global kian menguat. MLBB, kata dia, telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup dan budaya digital generasi muda.

    “Esports adalah salah satu pilar pendorong ekonomi kreatif dunia. Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat pertumbuhan ekosistemnya,” ujar Irene.

    Nuansa budaya lokal tampak menonjol sepanjang pembukaan M7 World Championship. Penyelenggara menampilkan batik edisi terbatas bertema M7 hasil kolaborasi dengan jenama lokal Shiroshima, kolaborasi IP lokal Sekuya yang merilis ulang lagu Sizzle sebagai tema resmi, hingga mural dan instalasi Patung Gatotkaca M7 di sejumlah kota.

    Karakter Gatotkaca, yang merupakan salah satu hero ikonik MLBB, dihadirkan sebagai simbol kekuatan dan kebanggaan nasional. Sebanyak 20 performer Gatotkaca tampil dalam pertunjukan yang menjadi sorotan utama pembukaan.

    Upacara pembukaan M7 World Championship 2026 mengusung tema Rise As One. Pawai budaya yang memadukan tarian, fesyen, musik, mural, dan elemen gim mengiringi defile tim-tim esports dari berbagai negara. Seluruh rangkaian acara disiarkan langsung melalui kanal resmi MLBB Esports dan MPL Indonesia.

    Global Head of MLBB Esports Moonton Games, Tiger Xu, mengatakan tema Rise As One merepresentasikan semangat kebersamaan komunitas MLBB di seluruh dunia. Ia menyebut esports memiliki kemampuan menyatukan budaya dan membangun semangat kompetisi lintas negara.

    Acara tersebut turut dihadiri Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif Luhut Sihombing, Southeast Asia Head of Esports Moonton Games Dylan Chia Yao Feng, serta pemangku kepentingan industri esports nasional dan internasional. (*/)