Tag: IPM Kalimantan Barat

  • Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meresmikan kembali operasional Sekolah Harapan Bangsa (SHB) sebagai langkah nyata memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Khatulistiwa. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula Sekolah Harapan Bangsa, Kubu Raya, Senin (12/1/2026).

    Langkah ini dipandang strategis oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Gubernur Norsan menegaskan bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci utama bagi Kalbar untuk bersaing di tingkat nasional maupun mancanegara.

    Gubernur Ria Norsan secara terbuka menetapkan target ambisius bagi dunia pendidikan di wilayahnya. Ia ingin dalam lima tahun ke depan, peringkat IPM Kalimantan Barat mampu melonjak drastis, minimal menempati posisi kedua di Pulau Kalimantan setelah Kalimantan Timur.

    “Negara yang maju adalah negara yang maju SDM-nya. Singapura dan Malaysia maju karena kualitas orang-orangnya. Dengan fasilitas sekolah seperti SHB ini, kita optimis mencetak generasi cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Ria Norsan.

    Optimisme Gubernur bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan keberhasilan SMA Petrus Pontianak yang baru-baru ini menyabet peringkat kedua nasional sebagai sekolah terbaik se-Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Sekolah Harapan Bangsa untuk melahirkan lulusan unggul yang kompetitif secara global.

    Gubernur mengapresiasi Yayasan Pendidikan Harapan Bangsa yang dinilai berdedikasi tinggi dalam menyediakan sarana belajar modern tanpa melupakan nilai pengabdian para pendiri terdahulu.

    Wakil Ketua Yayasan SHB Bidang Pendidikan, Sudino Lim, menjelaskan bahwa sekolah ini didesain untuk memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi anak-anak daerah. Harapannya, putra-putri terbaik Kalbar tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan mutu pendidikan internasional.

    “Komitmen kami adalah menghadirkan pendidikan bermakna dan berdaya saing global, namun tetap berakar pada karakter, integritas, dan budaya lokal,” ujar Sudino Lim.

    Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pembina yayasan dari berbagai grup bisnis besar di Indonesia, yang menunjukkan kuatnya dukungan sektor swasta dalam membangun masa depan pendidikan di Kalimantan Barat.

  • Kejar Ketertinggalan, Gubernur Ria Norsan Targetkan Kalbar Jadi Provinsi Terunggul Kedua di Kalimantan

    Kejar Ketertinggalan, Gubernur Ria Norsan Targetkan Kalbar Jadi Provinsi Terunggul Kedua di Kalimantan

    HaloSambas.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berjanji bakal meneruskan hasil bagus pembangunan di awal tahun 2026 ini. Fokus utama kini diarahkan pada peningkatan kualitas warga dan penyelesaian proyek jalan. Hal itu disampaikan Gubernur Ria Norsan di Pontianak, Senin (5/1/2026).

    Gubernur merasa bersyukur karena ekonomi daerah tahun lalu terus membaik dan berkembang. Pertumbuhan ekonomi dilaporkan stabil serta dibarengi dengan harga-harga barang yang tetap terjaga dan aman.

    Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi perhatian serius karena saat ini posisinya masih di bawah provinsi lain. Pemprov memasang target tinggi agar peringkat Kalbar melonjak sebelum tahun 2030 mendatang.

    “Target kita pada akhir masa jabatan di tahun 2030 adalah IPM kita tidak lagi paling belakang di antara lima provinsi di Kalimantan. Minimal kita posisi nomor dua setelah Kaltim,” tegas Ria Norsan.

    Demi mencapai target besar tersebut, Pemprov akan bekerja sama secara besar-besaran antardinas terkait. Dinas Pendidikan, Kesehatan, hingga penggerak PKK di desa-desa akan dikerahkan untuk membantu warga secara langsung.

    Fokus utamanya adalah memastikan mutu sekolah dan layanan rumah sakit atau puskesmas tersebar secara merata. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

    Sektor infrastruktur juga menjadi perhatian utama melalui percepatan penyelesaian enam ruas jalan penting. Jalur Sukadana ke Teluk Batang ditargetkan selesai sebelum Agustus demi mendukung acara besar MTQ 2026.

    Kabar baiknya, jalur Ketapang menuju Sukadana saat ini sudah selesai dikerjakan dan bisa dilewati warga. Pemerintah juga terus membuka jalan baru dari wilayah Perawas menuju arah Pontianak dan Kayong Utara.

    “Jika jalur ini terhubung sempurna, waktu tempuh dari Pontianak ke Kayong Utara diperkirakan bisa lebih singkat hingga hanya memakan waktu sekitar 6 jam saja,” terangnya dengan nada optimis.

    Mengawali tahun baru, pemerintah memberikan perhatian serius pada masalah kedisiplinan para pegawai negeri. Inspeksi mendadak akan dilakukan ke tiap ruangan guna memastikan semua pegawai masuk kerja hari ini.

    “Bagi ASN yang absen tanpa keterangan atau bolos di hari pertama ini, tentu akan kita beri sanksi tegas, mulai dari hukuman ringan sebagai peringatan awal,” tutup Gubernur Ria Norsan di akhir sambutannya.