Tag: Polri 2026

  • Polda Kalbar Buka 2026 dengan Penegasan Nilai Tribrata dan Catur Prasetya

    Polda Kalbar Buka 2026 dengan Penegasan Nilai Tribrata dan Catur Prasetya

    HaloSambas.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengawali pelaksanaan tugas di tahun 2026 dengan menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional. Upacara berlangsung di Lapangan Jananuraga Polda Kalbar, Senin (19/1/2026).

    Upacara dipimpin Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko dan diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira, bintara, serta ASN Polda Kalbar.

    Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, Apel Hari Kesadaran Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan rutin bulanan, tetapi juga momentum untuk memperkuat kembali disiplin dan integritas anggota Polri.

    “Ini merupakan wujud dedikasi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Personel diharapkan semakin siap menghadapi dinamika kamtibmas ke depan,” kata Bambang.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi kinerja internal sekaligus penguatan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Barat.

    Bambang menegaskan, nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya harus terus diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari agar Polri tetap profesional dan dipercaya masyarakat. (*/)

  • Polri Buka SIPSS 2026! Sarjana Bisa Langsung Jadi Perwira

    Polri Buka SIPSS 2026! Sarjana Bisa Langsung Jadi Perwira

    HaloSambas.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka jalur khusus penerimaan perwira melalui Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran resmi dibuka mulai 15 Januari 2026, menyasar lulusan sarjana hingga diploma yang memiliki keahlian tertentu.

    Rekrutmen SIPSS menjadi salah satu strategi Polri untuk memperkuat organisasi dengan tenaga profesional lintas disiplin, mulai dari kesehatan, teknologi informasi, hingga sosial budaya. Melalui jalur ini, peserta yang lolos seleksi akan langsung menempati jenjang Perwira Pertama Polri.

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi penerimaan.polri.go.id. Polri menegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya dan dilaksanakan dengan prinsip BETAH—bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

    Dari sisi usia, Polri menetapkan batas maksimal berbeda sesuai latar pendidikan. Dokter spesialis dapat mendaftar hingga usia 40 tahun, lulusan magister dan profesi maksimal 30 tahun, sarjana profesi 28 tahun, serta sarjana dan diploma IV maksimal 26 tahun pada saat pembukaan pendidikan.

    Kebutuhan pendidikan yang dibuka cukup beragam. Untuk jenjang spesialis dan magister profesi, tersedia formasi bagi dokter patologi anatomi, mikrobiologi klinik, serta psikolog profesi. Sementara pada jenjang sarjana, peluang terbuka bagi lulusan kedokteran gigi, farmasi, teknik sipil, teknologi informasi, statistika, hingga ilmu pemerintahan dan sejarah.

    Tak hanya itu, Polri juga membuka formasi bagi lulusan seni, olahraga, dan keagamaan, seperti desain komunikasi visual, seni rupa, ilmu keolahragaan, serta teologi Kristen dan Hindu. Seluruh program studi dengan sertifikat Commercial Pilot License (CPL) juga masuk dalam kualifikasi penerimaan SIPSS.

    Untuk jenjang Diploma IV, salah satu kualifikasi yang dibuka adalah teknologi rekayasa pengolahan kulit.

    Selain formasi umum, Polri menyiapkan alokasi penugasan khusus di sejumlah wilayah prioritas, antara lain Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara. Penugasan ini diprioritaskan bagi lulusan kedokteran dan psikologi profesi.

    Polri menyatakan penerimaan SIPSS merupakan bagian dari upaya membangun institusi kepolisian yang lebih profesional, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Calon pendaftar juga diimbau waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan kelulusan seleksi, karena seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui laman dan media sosial resmi SDM Polri. (*/)