Tag: Ria Norsan

  • Simbol Harmoni Kalbar: Gubernur Ria Norsan Jalan Kaki Bareng Ribuan Warga dalam Pawai Obor Ramadhan

    Simbol Harmoni Kalbar: Gubernur Ria Norsan Jalan Kaki Bareng Ribuan Warga dalam Pawai Obor Ramadhan

    HaloSambas.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina, secara resmi melepas Pawai Obor Akbar di Halaman Masjid Mujahidin Pontianak, Senin malam (16/2/2026). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti tradisi ini dengan penuh sukacita menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.

    Dalam suasana yang meriah, Gubernur Ria Norsan dan Erlina turut berjalan kaki bersama ribuan warga menyusuri rute pawai. Kehadiran pemimpin daerah di tengah barisan obor ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam mensyukuri datangnya bulan penuh berkah.

    Gubernur Ria Norsan berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia meminta masyarakat mengikuti arahan panitia dan tetap berada di jalur yang telah ditentukan demi kelancaran lalu lintas dan keamanan bersama.

    “Dalam rangka pawai obor ini, mari kita jaga ketertiban, ikuti arahan panitia, dan berjalan di jalur yang sudah ditentukan,” pesan Norsan di hadapan para peserta.

    Menurut Gubernur, Pawai Obor Ramadhan adalah tradisi turun-temurun yang melambangkan cahaya iman serta semangat untuk menyucikan diri. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kegembiraan umat Islam di Kalimantan Barat dalam menyongsong Ramadhan.

    “Alhamdulillah malam ini kita melaksanakan pawai obor yang melambangkan cahaya kegembiraan masyarakat Kalimantan Barat. Mari kita tunjukkan bahwa Islam benar-benar menyambut Ramadhan dengan penuh sukacita,” ungkapnya.

    Menariknya, pelaksanaan pawai obor tahun ini bertepatan dengan momen perayaan Imlek oleh masyarakat Tionghoa. Gubernur menilai pertemuan dua tradisi besar ini menjadi pemandangan yang sangat indah dan sarat makna toleransi bagi Kalimantan Barat.

    “Pada malam hari ini juga bertepatan dengan masyarakat Tionghoa memperingati Imlek. Dua cahaya dari dua tradisi bersinar berdampingan, menegaskan bahwa Kalimantan Barat adalah rumah bagi keberagaman, keharmonisan, dan toleransi,” jelas Norsan.

    Gubernur menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa perbedaan budaya dan agama justru menjadi kekuatan pemersatu. Cahaya obor dan lampion yang bersinar bersamaan malam itu menjadi pesan kuat tentang persaudaraan masyarakat Kalimantan Barat.

    “Cahaya obor dan cahaya lampion yang bersatu malam ini menandakan persaudaraan masyarakat Kalimantan Barat. Walaupun berbeda-beda, namun tetap satu untuk Kalimantan Barat,” pungkasnya.

  • Norsan ‘Oke’ kan Proyek Sabuk Hijau Khatulistiwa Li Bapan, Reklamasi Lahan Fokus pada Energi Bioetanol

    Norsan ‘Oke’ kan Proyek Sabuk Hijau Khatulistiwa Li Bapan, Reklamasi Lahan Fokus pada Energi Bioetanol

    HaloSambas.Com — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima audiensi Ketua Lembaga Investasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (Li-Bapan), Stefanus Febyan Babaro, beserta jajaran di Ruang Kerja Gubernur, Senin (19/1/2026).

    Audiensi tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus pemaparan inisiatif strategis bertajuk “Sabuk Hijau Khatulistiwa”. Program ini merupakan reklamasi lahan yang terintegrasi dengan penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan komoditas alam lokal.

    Ketua Li-Bapan, Stefanus Febyan Babaro, menjelaskan bahwa program ini menitikberatkan pada penanaman dua jenis pohon utama, yakni Aren Smulen ST-1 dan pohon beringin. Keduanya memiliki fungsi strategis dari sisi ekonomi maupun ekologi.

    “Pohon aren dipilih karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan berpotensi menjadi sumber pendapatan masyarakat. Selain itu, komoditas ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat, khususnya Presiden dan Menteri ESDM, dalam pengembangan bioetanol sebagai energi terbarukan,” ujarnya.

    Sementara itu, penanaman pohon beringin ditujukan untuk mendukung fungsi ekologis. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan serta menjamin keberlanjutan kawasan reklamasi.

    “Kami berharap program ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalimantan Barat,” tambah Febyan.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ria Norsan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menyambut baik inisiatif Li-Bapan. Program Sabuk Hijau Khatulistiwa dinilai selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah maupun pusat.

    “Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung gagasan yang disampaikan Li-Bapan. Ke depan akan kita tindak lanjuti bersama dengan menyinkronkan langkah agar program ini dapat segera diwujudkan,” ujar Ria Norsan.

    Sebagai tindak lanjut, Li-Bapan akan melakukan koordinasi lebih intensif dengan pihak terkait guna merumuskan detail teknis pelaksanaan program. Inisiatif ini diharapkan menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

  • Dilantik Jusuf Kalla, Ria Norsan Pimpin DMI Kalbar: Jangan Cuma Bangun Masjid Megah!

    Dilantik Jusuf Kalla, Ria Norsan Pimpin DMI Kalbar: Jangan Cuma Bangun Masjid Megah!

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW-DMI) Provinsi Kalimantan Barat masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (15/1/2026).

    Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DMI Pusat, Muhammad Jusuf Kalla (JK), serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama. Kehadiran JK menjadi suntikan motivasi bagi pengurus daerah untuk memperkuat fungsi masjid di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

    Dalam pidato perdananya setelah dilantik, Ria Norsan menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis yang lebih luas dari sekadar tempat ibadah ritual. Ia bervisi menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat yang mencakup aspek pendidikan, sosial, hingga kemandirian ekonomi.

    “Masjid adalah rumah besar umat. DMI berperan penting dalam memberdayakan masjid agar menjadi madrasah bagi semua usia dan golongan,” jelas Ria Norsan. Ia berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan infrastruktur sekaligus pembinaan jamaah secara berkelanjutan.

    Ria Norsan memberikan catatan penting bagi seluruh pengurus DMI di tingkat kabupaten dan kota. Ia menyoroti fenomena masjid yang dibangun dengan arsitektur megah namun sepi dari aktivitas jamaah. Ia meminta para pengurus menjadi teladan utama dalam menghidupkan kegiatan di masjid.

    “Masjid-masjid kita di beberapa daerah sudah sangat bagus. Namun, jangan sampai masjid dibangun megah tetapi tidak dimakmurkan oleh umat. Kalau bukan kita selaku Dewan Masjid yang memakmurkan, siapa lagi?” tegasnya.

    Senada dengan Gubernur, Ketua Umum DMI Pusat Muhammad Jusuf Kalla menekankan bahwa tugas utama DMI adalah dua hal: memakmurkan masjid dan dimakmurkan oleh masjid (masyarakatnya). Menurut JK, masjid harus bisa memberi dampak kesejahteraan bagi lingkungan sekitarnya.

    “Memakmurkan masjid adalah ibadah. Di sanalah kita berupaya memajukan masyarakat. Dalam ajaran agama, kemakmuran adalah jalan menuju kemajuan bersama,” ujar JK dalam arahannya.

    Dengan kepengurusan yang baru ini, DMI Kalimantan Barat diharapkan mampu melakukan inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui masjid, sehingga fungsi sosial masjid sebagai pemberdaya ekonomi umat di Bumi Khatulistiwa benar-benar nyata dirasakan manfaatnya.

  • Pamit ke Mabes TNI, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    Pamit ke Mabes TNI, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan pamitan dari Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menandai berakhirnya masa tugas sang jenderal di Bumi Khatulistiwa sebelum melanjutkan pengabdiannya di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

    Gubernur menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh Mayjen TNI Jamallulael selama memimpin wilayah pertahanan di Kalimantan Barat.

    Selama menjabat sebagai Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael dinilai berhasil menjaga kondusivitas dan stabilitas keamanan wilayah yang menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Gubernur Norsan memberikan apresiasi atas kontribusi nyata TNI dalam membersamai pemerintah daerah.

    “Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan jasa Bapak selama bertugas di sini. Selamat mengemban amanah baru di Mabes TNI,” ujar Ria Norsan dengan penuh kehangatan.

    Ria Norsan juga menaruh harapan besar kepada sosok Pangdam yang nantinya akan menggantikan Mayjen TNI Jamallulael. Baginya, hubungan harmonis antara TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat harus tetap dijaga dan bahkan semakin diperkuat.

    Menurutnya, tantangan pembangunan di Kalimantan Barat memerlukan dukungan sektor keamanan yang solid. Sinergi yang kuat akan memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan dengan lancar dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

    Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Ria Norsan mendoakan kesuksesan bagi Mayjen TNI Jamallulael di posisi strategis barunya kelak. Pengalaman memimpin di wilayah perbatasan Kalimantan Barat diharapkan menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tingkat nasional.

    “Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Semoga sukses dan selamat bertugas di tempat pengabdian yang baru,” pungkas Gubernur. Kunjungan ini diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang mencerminkan kedekatan antara pimpinan daerah dan pimpinan militer di Kalimantan Barat.

  • Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meresmikan kembali operasional Sekolah Harapan Bangsa (SHB) sebagai langkah nyata memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Khatulistiwa. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula Sekolah Harapan Bangsa, Kubu Raya, Senin (12/1/2026).

    Langkah ini dipandang strategis oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Gubernur Norsan menegaskan bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci utama bagi Kalbar untuk bersaing di tingkat nasional maupun mancanegara.

    Gubernur Ria Norsan secara terbuka menetapkan target ambisius bagi dunia pendidikan di wilayahnya. Ia ingin dalam lima tahun ke depan, peringkat IPM Kalimantan Barat mampu melonjak drastis, minimal menempati posisi kedua di Pulau Kalimantan setelah Kalimantan Timur.

    “Negara yang maju adalah negara yang maju SDM-nya. Singapura dan Malaysia maju karena kualitas orang-orangnya. Dengan fasilitas sekolah seperti SHB ini, kita optimis mencetak generasi cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Ria Norsan.

    Optimisme Gubernur bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan keberhasilan SMA Petrus Pontianak yang baru-baru ini menyabet peringkat kedua nasional sebagai sekolah terbaik se-Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Sekolah Harapan Bangsa untuk melahirkan lulusan unggul yang kompetitif secara global.

    Gubernur mengapresiasi Yayasan Pendidikan Harapan Bangsa yang dinilai berdedikasi tinggi dalam menyediakan sarana belajar modern tanpa melupakan nilai pengabdian para pendiri terdahulu.

    Wakil Ketua Yayasan SHB Bidang Pendidikan, Sudino Lim, menjelaskan bahwa sekolah ini didesain untuk memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi anak-anak daerah. Harapannya, putra-putri terbaik Kalbar tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan mutu pendidikan internasional.

    “Komitmen kami adalah menghadirkan pendidikan bermakna dan berdaya saing global, namun tetap berakar pada karakter, integritas, dan budaya lokal,” ujar Sudino Lim.

    Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pembina yayasan dari berbagai grup bisnis besar di Indonesia, yang menunjukkan kuatnya dukungan sektor swasta dalam membangun masa depan pendidikan di Kalimantan Barat.

  • ASN Kalbar Dapat Diskon Khusus Garuda Indonesia, Jadwal Terbang Juga Ditambah

    ASN Kalbar Dapat Diskon Khusus Garuda Indonesia, Jadwal Terbang Juga Ditambah

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengapresiasi maskapai Garuda Indonesia yang memperkuat layanan penerbangan di wilayahnya. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Kerja Gubernur pada Jumat (09/01/2026) untuk membahas evaluasi dan rencana pengembangan rute udara.

    Salah satu poin penting hasil pertemuan tersebut adalah pemberian potongan harga tiket pesawat khusus bagi para ASN di lingkungan Pemprov Kalbar. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung efisiensi perjalanan dinas pegawai daerah.

    Pihak Garuda Indonesia secara resmi menyediakan layanan spesial berupa diskon harga bagi para Aparatur Sipil Negara sepanjang tahun 2026. Program ini bertujuan menciptakan tren positif dalam penggunaan layanan maskapai nasional tersebut.

    “Saat ini kami tengah menginformasikan pelayanan khusus berupa potongan harga dan fasilitas lainnya bagi seluruh ASN di Kalbar,” ungkap Asisten Vice President Garuda Indonesia Pontianak, Widya Kurniawan Putra.

    Menghadapi perayaan besar seperti Imlek, Cap Go Meh, dan Cheng Beng, Garuda Indonesia siap menambah jadwal terbang atau extra flight. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi lonjakan wisatawan yang akan datang ke Kalimantan Barat.

    Frekuensi penerbangan yang biasanya dua kali sehari akan ditingkatkan menjadi tiga kali setiap harinya selama periode sibuk tersebut. Langkah ini sesuai dengan arahan Gubernur guna mempermudah mobilisasi masyarakat dan pelancong.

    Langkah penambahan jadwal terbang ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kalimantan Barat. Akses transportasi yang mudah menjadi kunci utama dalam menarik minat kunjungan turis ke berbagai daerah.

    Garuda Indonesia juga melaporkan adanya kenaikan jumlah penumpang yang cukup baik selama libur Natal dan Tahun Baru kemarin. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan membaiknya konektivitas udara di wilayah Kalbar.

    Pihak manajemen Garuda Indonesia berharap kesepakatan mengenai fasilitas diskon ini bisa segera ditandatangani secara resmi. Tujuannya agar seluruh ASN di Kalimantan Barat bisa secepatnya menikmati manfaat dari potongan harga tiket.

    Dengan berbagai inisiatif baru ini, Garuda Indonesia optimis dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah sepanjang tahun 2026. Sinergi ini menjadi bukti nyata komitmen dalam membangun kemajuan transportasi di Bumi Khatulistiwa.

  • Setelah Proliga, Pontianak Siap Gebrak Asia Jadi Tuan Rumah AVC Championship Mei 2026

    Setelah Proliga, Pontianak Siap Gebrak Asia Jadi Tuan Rumah AVC Championship Mei 2026

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen daerahnya untuk menjadi pusat olahraga voli nasional maupun dunia. Kesuksesan pembukaan Proliga 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani Pontianak, Kamis (08/01/2026), menjadi awal dari rencana besar tersebut.

    Pemerintah Provinsi bersama PBVSI mengonfirmasi bahwa Pontianak resmi ditunjuk sebagai tuan rumah turnamen voli internasional AVC Championship pada Mei 2026. Ajang bergengsi ini akan diikuti oleh berbagai klub terbaik di Asia.

    Turnamen AVC Championship 2026 rencananya akan diikuti oleh delapan klub hebat yang mewakili lima zona wilayah Asia. Salah satu wakil kuat Indonesia, klub Bhayangkara Presisi, dipastikan bakal ikut berlaga dalam kompetisi besar ini.

    “Insya Allah bulan Mei nanti akan ada kegiatan voli internasional, yaitu AVC Championship. Akan hadir perwakilan dari berbagai negara Asia ke Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan dengan penuh rasa optimis.

    Penunjukan Pontianak sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan yang kuat. Ketua Umum PBVSI, Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo, memuji kualitas GOR Terpadu Ahmad Yani yang dinilai sudah memenuhi syarat untuk laga internasional.

    Menurutnya, fasilitas olahraga yang sangat layak untuk ajang tingkat dunia di luar Pulau Jawa saat ini hanya ada di Pontianak dan Medan. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Kalimantan Barat dalam memajukan olahraga.

    Selain soal prestasi, Gubernur menekankan bahwa setiap ajang olahraga harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga. Sistem tiket Proliga 2026 bahkan dibuat unik dengan konsep pengembalian dana melalui voucher belanja.

    Penonton yang membeli tiket seharga Rp50.000 akan mendapatkan voucher untuk ditukarkan di stan UMKM sekitar area GOR. Cara ini dianggap efektif untuk menggerakkan ekonomi lokal dan membantu pelaku usaha kecil di Pontianak.

    Hadirnya pemain bintang nasional dan internasional diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi bibit muda voli di Kalbar. Apalagi saat ini KONI Kalbar dipimpin oleh sosok petinju legendaris dunia, Daud Yordan, yang punya visi besar.

    Gubernur mengajak masyarakat untuk sukseskan gelaran internasional ini dengan menjadi tuan rumah yang ramah bagi tamu mancanegara. Sinergi ini diharapkan mampu membawa nama baik Kalimantan Barat di mata dunia internasional.

  • Bengkayang Pecahkan Rekor MURI, Gubernur Ria Norsan Sebut Jagung Kalbar Bakal Pasok Industri Rp1,7 Triliun

    Bengkayang Pecahkan Rekor MURI, Gubernur Ria Norsan Sebut Jagung Kalbar Bakal Pasok Industri Rp1,7 Triliun

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengikuti Panen Raya Jagung Serentak di Desa Jawa Tengah, Kubu Raya, Kamis (08/01/2026). Acara ini terhubung langsung secara daring dengan pusat kegiatan nasional di Bekasi, Jawa Barat.

    Meskipun Gubernur berada di Kubu Raya, pusat panen raya jagung sebenarnya berada di Kabupaten Bengkayang. Lokasi di Kubu Raya dipilih agar Gubernur tetap bisa memantau panen sambil menghadiri agenda pembukaan Proliga 2026.

    Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bengkayang yang berhasil memecahkan Rekor MURI kategori pemanenan dan pemipilan jagung serentak terbanyak. Jumlah peserta yang terlibat melampaui rekor nasional sebelumnya yang dipegang oleh daerah Grobogan.

    “Rekor sebelumnya diikuti sekitar 1.200 petani, sementara di Bengkayang mencapai 1.750 petani. Tim MURI sudah berada di lokasi untuk mencatat sejarah baru ini,” ungkap Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, dengan bangga.

    Gubernur Ria Norsan mengungkapkan bahwa Kalbar dipercaya mengembangkan peternakan ayam raksasa di Kawasan Ekonomi Mandor, Kabupaten Landak. Nilai investasi proyek peternakan ayam pedaging dan petelur ini mencapai angka Rp1,7 triliun.

    Industri besar tersebut nantinya akan membutuhkan pasokan pakan ternak dari jagung dalam jumlah yang sangat banyak. Oleh sebab itu, jagung menjadi komoditas emas yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat ke depan.

    Gubernur meminta para petani untuk tidak ragu dalam menanam jagung karena pasarnya sudah jelas dan sangat luas. Hasil panen jagung warga dipastikan akan dibeli untuk memenuhi kebutuhan pabrik pakan ternak di wilayah tersebut.

    “Para petani tidak perlu khawatir menanam jagung, karena hasilnya akan digunakan dan dibeli untuk kebutuhan pakan ternak lokal,” tegas Ria Norsan guna memotivasi para pekebun di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

    Produksi ayam dan telur dari investasi besar di Landak tersebut nantinya akan diarahkan untuk mendukung program nasional. Fokus utamanya adalah menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis guna memperbaiki kualitas gizi anak-anak di Indonesia.

    Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang hadir secara daring juga memberikan pujian atas kerja sama Polri dan petani. Beliau berharap luas lahan tanam jagung nasional bisa mencapai 1 juta hektare pada tahun 2026 ini.

    Kapolda Kalbar turut mengimbau masyarakat untuk menyulap lahan-lahan yang tidak terpakai menjadi lahan pertanian jagung yang produktif. Sinergi antara petani dan aparat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan hingga tingkat desa.

    Dengan pengelolaan yang baik, Indonesia diharapkan tidak hanya cukup untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga mampu mengirim jagung ke luar negeri. Semangat gotong royong ini menjadi modal utama mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.

  • Kalbar Incar Juara Nasional Ekonomi Syariah, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Ubah Pola Pikir

    Kalbar Incar Juara Nasional Ekonomi Syariah, Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Ubah Pola Pikir

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menghadiri diskusi strategis bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Kantor Utama Bank Kalbar, Kamis (08/01/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Kalbar.

    Gubernur menegaskan bahwa kemajuan sektor ini sangat bergantung pada niat dan usaha bersama dari masyarakat. Perubahan besar dalam dunia perbankan syariah harus dimulai dari perubahan mental para pelaku usahanya sendiri.

    Praktisi perbankan, khususnya di Bank Kalbar Syariah, didorong untuk terus melakukan modifikasi layanan agar lebih modern. Inovasi sangat diperlukan supaya perbankan syariah dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

    “Sebenarnya semuanya itu tergantung dari diri kita sendiri. Bagaimana kita mengolah usaha dan diri kita. Jika kita ingin maju, maka majulah,” ujar Ria Norsan saat memberikan arahan kepada para peserta diskusi.

    Sistem ekonomi syariah dengan skema bagi hasil ditegaskan bersifat universal atau bisa dipakai siapa saja. Meski berlandaskan nilai Islam, manfaatnya diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

    Pemerintah Provinsi Kalbar tetap mendukung ketersediaan layanan perbankan konvensional maupun syariah secara berdampingan. Hal ini bertujuan memberikan pilihan yang lengkap bagi nasabah dalam mengelola keuangan mereka dengan aman.

    Direktur Eksekutif KDEKS Kalbar, Prof. Edy Suratman, mengingatkan pentingnya data yang akurat untuk penilaian nasional pada Juni 2026 mendatang. Kalbar sebelumnya pernah meraih predikat terbaik ketiga nasional kategori Ekonomi Hijau.

    “Anugerah Adinata Syariah ini adalah bentuk apresiasi bagi provinsi yang serius. Kriterianya luas, mulai dari produk halal, UMKM, hingga perbankan syariah,” jelas Prof. Edy mengenai target prestasi daerah.

    Kehadiran pimpinan daerah dan instansi keuangan diharapkan mampu memperkuat visi ekonomi syariah dalam rencana pembangunan daerah. Sinergi ini menjadi kunci agar Kalimantan Barat kembali mengukir prestasi di tingkat nasional.

    Diharapkan masyarakat semakin bergairah untuk menabung dan mempercayakan pengelolaan uangnya pada bank syariah. Langkah ini tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

  • Industri Peternakan Ayam Raksasa Akan Hadir di Mandor Landak, Norsan : Ayam Bakal Murah

    Industri Peternakan Ayam Raksasa Akan Hadir di Mandor Landak, Norsan : Ayam Bakal Murah

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, di ruang kerjanya pada Senin (5/1/2026). Pertemuan ini membahas rencana besar pembangunan industri ayam terintegrasi yang akan segera dimulai di wilayah Kalbar.

    Rencana peletakan batu pertama atau ground breaking proyek ini akan dilakukan serentak di 13 provinsi pada Januari 2026. Untuk wilayah Kalimantan Barat, pusat industrinya berada di Kawasan Industri Mandor (KIM), Kabupaten Landak.

    Gubernur menyambut baik rencana besar ini karena dinilai sangat menguntungkan bagi warga. Kehadiran industri pengolahan ayam diharapkan bisa menjamin ketersediaan stok pangan hewani bagi seluruh masyarakat setempat.

    “Diharapkan ini dapat membantu masyarakat terutama pada kebutuhan daging dan telur ayam yang terpenuhi. Sehingga harga yang dapat dibeli warga lebih murah dan kualitasnya tetap baik,” harap Ria Norsan.

    CEO Firmansyah Khatulistiwa Group, Hendra Firmansyah, menjelaskan bahwa peresmian awal ini akan dibuka langsung oleh Presiden RI di Jawa Timur. Gubernur Kalbar pun diundang untuk hadir menyaksikan acara tersebut secara virtual.

    “Proses peresmian nanti dilakukan di Kabupaten Landak, tepatnya di kawasan industri mandor. Kami berharap Pak Gubernur hadir karena program ini dibuka langsung oleh Bapak Presiden,” ungkap Hendra.

    Program hilirisasi ini bertujuan untuk memeratakan distribusi pangan sekaligus mengatasi masalah kelangkaan telur di daerah. Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari misi Kementerian Pertanian dalam mencukupi gizi.

    Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah terciptanya banyak lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar. Industri ayam terintegrasi ini diproyeksi menjadi motor penggerak ekonomi baru yang kuat di Kalimantan Barat.

    Pihak perusahaan kini tengah mematangkan segala persiapan teknis sebelum memulai pengerjaan fisik di lapangan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi kunci suksesnya pembangunan pusat peternakan modern di Landak.

    Diharapkan industri ini bisa segera beroperasi agar manfaatnya langsung terasa oleh masyarakat luas. Sinergi antara pengusaha dan pemerintah ini menjadi bukti keseriusan dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.