Tag: Toleransi Beragama

  • Sambas Bersiap Sambut Ramadhan hingga Imlek, Kakan Kemenag Kaharudin Tekankan Hak Ekspresi Keagamaan

    Sambas Bersiap Sambut Ramadhan hingga Imlek, Kakan Kemenag Kaharudin Tekankan Hak Ekspresi Keagamaan

    HaloSambas.Com — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor dalam rangka menyambut rangkaian Hari Besar Keagamaan tahun 2026. Pertemuan ini difokuskan pada persiapan Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Tahun Baru Imlek, dan perayaan Cap Go Meh yang akan datang.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (9/2/2026) bertempat di Aula Sayap Kiri Kantor Bupati Sambas. Rakor ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, serta panitia pelaksana Imlek dan Cap Go Meh dari berbagai kecamatan.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kaharudin, menegaskan bahwa Rakor ini bertujuan menyamakan persepsi demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Ia menekankan bahwa dalam masyarakat majemuk, pemenuhan hak beragama harus berjalan beriringan dengan rasa saling menghormati.

    “Ekspresi keagamaan merupakan hak setiap warga negara dan dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat saling menghormati perbedaan dan memberikan ruang yang sama bagi umat beragama,” tegas Kaharudin.

    Dalam diskusi tersebut, para panitia perayaan Cap Go Meh dari masing-masing kecamatan memaparkan secara mendetail rencana teknis pelaksanaan kegiatan mereka. Pemaparan mencakup lokasi kegiatan, jadwal, hingga langkah-langkah koordinasi keamanan dengan pihak kepolisian dan TNI di wilayah setempat.

    Kaharudin menambahkan bahwa sikap toleransi adalah fondasi utama dalam menjaga keharmonisan sosial di Bumi Serambi Makkah. Ia berharap koordinasi yang kuat antarinstansi dapat menjadikan setiap perayaan keagamaan sebagai cerminan semangat persaudaraan antarumat beragama di Sambas.

    Melalui Rakor strategis ini, seluruh pihak berkomitmen untuk menciptakan suasana yang kondusif selama hari besar berlangsung. Kesuksesan rangkaian acara ini diharapkan menjadi bukti nyata kehidupan beragama yang rukun dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.

  • Wujudkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pemkab Sambas Hadir di Tengah Perayaan Natal Kabupaten

    Wujudkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pemkab Sambas Hadir di Tengah Perayaan Natal Kabupaten

    HaloSambas.Com – Bupati Sambas, Satono, terus menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam merangkul seluruh umat beragama di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, yang berbaur bersama umat Kristiani dalam perayaan Natal se-Kabupaten Sambas Tahun 2025 di Hotel Pantura Jaya, Kamis (08/01/2026).

    Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa pemerintah hadir untuk semua golongan tanpa memandang perbedaan latar belakang keyakinan. Kehadiran pimpinan daerah ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Sambas sebagai wilayah yang aman dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

    Acara yang berlangsung di Hotel Pantura Jaya tersebut tampak sangat akrab dan sarat akan nilai kebersamaan. Perayaan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi wadah silaturahmi lintas elemen masyarakat yang memperkuat fondasi sosial di “Bumi Serambi Mekah” Kalimantan Barat.

    “Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan Selamat Merayakan Hari Natal Tahun 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Kabupaten Sambas,” ujar Heroaldi dalam sambutannya yang disambut hangat oleh para jemaat.

    Lebih lanjut, Wakil Bupati Heroaldi mengajak seluruh warga untuk tidak bosan dalam menjaga kualitas hubungan antar sesama. Mengingat Sambas adalah daerah yang majemuk, semangat saling menghormati adalah kunci utama agar pembangunan daerah dapat berjalan lancar tanpa gesekan sosial.

    “Mari kita perkuat ikatan toleransi, mempererat persahabatan, kebersamaan, dan kasih sayang, terutama dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sambas yang pluralis, dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

    Meskipun diwakili oleh Wakil Bupati karena kesibukan agenda lainnya, Bupati Satono menegaskan bahwa komitmen menjaga kerukunan adalah harga mati bagi pemerintahannya. Persatuan masyarakat dianggap sebagai kekuatan terbesar untuk memajukan daerah.

    Kehadiran jajaran pemerintah dalam setiap hari besar keagamaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemeluk agama.

    Dengan kondisi daerah yang kondusif, pemerintah optimistis program-program pembangunan akan lebih mudah diterima dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.