Kategori: News

  • Cek Armada Dinas, Polres Kayong Utara Temukan Kendaraan Rusak Berat

    Cek Armada Dinas, Polres Kayong Utara Temukan Kendaraan Rusak Berat

    HaloSambas.com — Kepolisian Resor Kayong Utara melakukan pengecekan seluruh kendaraan dinas milik institusi tersebut dalam apel yang digelar di halaman Mapolres Kayong Utara, Rabu (14/1/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    Apel pengecekan dipimpin Wakapolres Kayong Utara Kompol Denny Satria dan diikuti pejabat utama Polres, Kapolsek jajaran, serta personel pemegang kendaraan dinas.

    Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Komisaris Besar Bambang Suharyono mengatakan, pengecekan kendaraan dinas merupakan bagian dari kewajiban kepolisian dalam mengelola aset negara. Menurut dia, kendaraan dinas berperan penting dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.

    “Keberadaan kendaraan dinas sangat menentukan kecepatan respons Polri terhadap laporan masyarakat. Karena itu, kondisi kendaraan harus dipastikan selalu layak pakai,” kata Bambang.

    Dalam pengecekan tersebut, Polres Kayong Utara memeriksa sebanyak 77 unit kendaraan dinas yang terdiri atas kendaraan roda dua, roda empat, dan roda enam. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, mesin, serta kelengkapan kendaraan.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kendaraan dinas berada dalam kondisi baik dan siap digunakan. Namun, petugas menemukan dua unit kendaraan roda dua mengalami kerusakan ringan dan tiga unit lainnya mengalami kerusakan berat. Kendaraan yang mengalami kerusakan tersebut telah didata dan sedang dalam proses perbaikan.

    Pengecekan kendaraan dinas akan dilanjutkan pada Kamis (15/1/2026) di Mapolsek Teluk Batang. Pemeriksaan lanjutan ini menyasar kendaraan dinas milik Polsek Teluk Batang dan Polsek Seponti guna memastikan standar kelayakan kendaraan dinas di seluruh wilayah hukum Polres Kayong Utara.

    Kegiatan apel pengecekan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan berlangsung aman serta tertib. Polres Kayong Utara menyebut pengecekan ini sebagai upaya untuk menjaga kesiapan sarana pendukung tugas kepolisian sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*/)

  • Sultan Brunei Akan Operasi Lutut Libatkan Pakar dari AS, Rakyat Doa Serentak

    Sultan Brunei Akan Operasi Lutut Libatkan Pakar dari AS, Rakyat Doa Serentak

    HaloSambas.Com – Jabatan Perdana Menteri Negara Brunei Darussalam mengeluarkan pengumuman khusus terkait kesehatan pemimpin negara, Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Pengumuman ini disiarkan secara resmi pada Selasa (13/1/2026).

    Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Haji Halbi, menyampaikan bahwa Sultan Brunei dijadwalkan menjalani perawatan kesehatan yang telah direncanakan sebelumnya di Jerudong Park Medical Centre (JPMC) pada Minggu, 18 Januari 2026 mendatang.

    Melibatkan Pakar Ortopedi dari Amerika Serikat

    Menteri Kesehatan Brunei, Mohammad Isham, merincikan bahwa prosedur medis yang akan dijalani Baginda adalah operasi penggantian sendi lutut kanan (right total knee replacement). Prosedur ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi lutut, meningkatkan mobilitas, serta memberikan kenyamanan bagi kesehatan Baginda.

    Operasi besar ini akan dipimpin oleh Profesor Andrew Freiberg, seorang Pakar Bedah Ortopedi ternama dari Amerika Serikat yang memiliki pengalaman luas dalam rekonstruksi sendi. Setelah operasi, Sultan diperkirakan memerlukan waktu pemulihan selama dua hingga tiga bulan, termasuk menjalani sesi fisioterapi intensif.

    Mobilisasi Doa Nasional di Seluruh Masjid

    Menyambut jadwal prosedur medis tersebut, Menteri Hal Ehwal Agama Brunei mengumumkan rangkaian acara keagamaan untuk memohon kesembuhan bagi sang Sultan. Seluruh masjid, surau, dan balai ibadah di Brunei akan menggelar Shalat Sunnah Hajat, pembacaan Surah Yasin, dan Doa Khusus yang dimulai pada malam Kamis, 15 Januari 2026.

    Pusat kegiatan doa akan dipusatkan di Masjid Jame’ ‘Asr Hassanil Bolkiah. Selain itu, munajat khusus juga akan melibatkan seluruh institusi pendidikan, mulai dari sekolah Arab hingga sekolah rendah di seluruh negeri pada 19 Januari 2026.

    Tugas Resmi Tetap Berjalan Selama Masa Pemulihan

    Meskipun harus beristirahat dan membatasi kehadiran dalam acara kenegaraan maupun seremoni resmi, Baginda Sultan ditegaskan akan tetap menjalankan tugas-tugas pemerintahan selama masa pemulihan. Jabatan Perdana Menteri akan memberikan informasi perkembangan kesehatan Baginda secara berkala kepada publik.

    Segenap lapisan masyarakat Brunei Darussalam diserukan untuk bersatu dalam doa agar prosedur medis berjalan lancar dan Baginda kembali dikaruniai kesehatan yang sempurna untuk memimpin negara.

  • Pamit ke Mabes TNI, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    Pamit ke Mabes TNI, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen Jamallulael Terima Apresiasi Khusus dari Gubernur Ria Norsan

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menerima kunjungan pamitan dari Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menandai berakhirnya masa tugas sang jenderal di Bumi Khatulistiwa sebelum melanjutkan pengabdiannya di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

    Gubernur menyampaikan rasa hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh Mayjen TNI Jamallulael selama memimpin wilayah pertahanan di Kalimantan Barat.

    Selama menjabat sebagai Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael dinilai berhasil menjaga kondusivitas dan stabilitas keamanan wilayah yang menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan daerah. Gubernur Norsan memberikan apresiasi atas kontribusi nyata TNI dalam membersamai pemerintah daerah.

    “Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan jasa Bapak selama bertugas di sini. Selamat mengemban amanah baru di Mabes TNI,” ujar Ria Norsan dengan penuh kehangatan.

    Ria Norsan juga menaruh harapan besar kepada sosok Pangdam yang nantinya akan menggantikan Mayjen TNI Jamallulael. Baginya, hubungan harmonis antara TNI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat harus tetap dijaga dan bahkan semakin diperkuat.

    Menurutnya, tantangan pembangunan di Kalimantan Barat memerlukan dukungan sektor keamanan yang solid. Sinergi yang kuat akan memastikan setiap program pemerintah dapat berjalan dengan lancar dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

    Menutup pertemuan tersebut, Gubernur Ria Norsan mendoakan kesuksesan bagi Mayjen TNI Jamallulael di posisi strategis barunya kelak. Pengalaman memimpin di wilayah perbatasan Kalimantan Barat diharapkan menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tingkat nasional.

    “Kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga. Semoga sukses dan selamat bertugas di tempat pengabdian yang baru,” pungkas Gubernur. Kunjungan ini diakhiri dengan suasana kekeluargaan yang mencerminkan kedekatan antara pimpinan daerah dan pimpinan militer di Kalimantan Barat.

  • Waspada Ancaman Biologis, Petugas PLBN Entikong Sita Puluhan Bibit Tanaman Tanpa Dokumen

    Waspada Ancaman Biologis, Petugas PLBN Entikong Sita Puluhan Bibit Tanaman Tanpa Dokumen

    HaloSambas.Com – Ketangguhan pengawasan di wilayah perbatasan Kalimantan Barat kembali teruji. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong berhasil menggagalkan upaya pemasukan bibit tanaman ilegal dari luar negeri pada Minggu (11/01/2026).

    Dalam pemeriksaan rutin tersebut, petugas mengamankan 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga yang dibawa tanpa dokumen resmi. Komoditas ini dikategorikan sebagai media pembawa berisiko tinggi karena berpotensi membawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

    Masuknya bibit dan biji tanaman tanpa sertifikat kesehatan merupakan ancaman serius bagi kelestarian sektor pertanian di Kalimantan Barat. Penyakit tumbuhan yang terbawa dari luar negeri dapat merusak ekosistem lokal hingga melumpuhkan produktivitas petani nasional.

    Penanggung jawab Satpel PLBN Entikong, Swiet Sinay, menjelaskan bahwa tindakan tegas ini diambil untuk mencegah masuknya hama berbahaya. “Benih sering kali menjadi pintu masuk tersembunyi bagi penyakit. Kami mengategorikan ini berisiko tinggi karena dampaknya bisa fatal bagi sektor pertanian lokal,” tegas Swiet.

    Pemeriksaan ketat di kawasan PLBN Entikong dilakukan guna memastikan setiap media pembawa yang masuk ke Indonesia memenuhi persyaratan karantina sesuai aturan pemerintah. Kegagalan dalam melengkapi dokumen resmi memicu tindakan penahanan demi memproteksi wilayah perbatasan dari ancaman biologis.

    Karantina Kalimantan Barat terus mengoptimalkan fungsinya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan hayati. Masyarakat yang melakukan perjalanan lintas negara diimbau untuk selalu melaporkan dan melengkapi dokumen karantina terhadap setiap tumbuhan maupun hewan yang dibawa.

    Peran petugas karantina di pintu masuk negara merupakan benteng terakhir dalam perlindungan hayati nasional. Keberhasilan penggagalan ini membuktikan bahwa pengawasan di titik-titik krusial seperti Entikong tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

    Kepatuhan masyarakat terhadap aturan karantina sangat diharapkan demi menjamin keamanan pangan dan keberlanjutan ekosistem di seluruh pelosok negeri. Melalui pengawasan yang ketat, diharapkan Kalimantan Barat terbebas dari serangan hama asing yang dapat merugikan ketahanan pangan di masa depan.

  • Ada 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Sekda Harisson Wajibkan Perusahaan di Kalbar Terapkan SMK3

    Ada 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Sekda Harisson Wajibkan Perusahaan di Kalbar Terapkan SMK3

    HaloSambas.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi memulai pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Agenda strategis ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, di Aula Langkau Bapekat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Senin (12/1/2026).

    Melalui penekanan sirine dan penyerahan bendera K3, Harisson menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar urusan teknis, melainkan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang bermartabat dan produktif di seluruh sektor industri.

    Dalam sambutannya, Harisson menyoroti data memprihatinkan mengenai tingginya angka kecelakaan kerja secara nasional yang mencapai 319.224 kasus pada tahun 2024. Baginya, angka ini adalah peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat.

    “Satu kecelakaan kerja adalah alarm keras bahwa masih ada proses kerja yang tidak aman atau pengawasan yang belum optimal. Di balik angka statistik itu, ada nyawa dan keluarga yang kehilangan sumber penghidupan,” tegas Harisson.

    Harisson menjelaskan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 146 juta pekerja yang tersebar di sektor pertambangan, konstruksi, perkebunan, hingga ekonomi digital. Lemahnya penerapan K3 di perusahaan akan langsung berdampak negatif pada moral pekerja dan daya saing nasional.

    Ia meminta agar pengelolaan K3 tidak lagi dilakukan secara sektoral, melainkan dibangun sebagai sebuah ekosistem nasional yang profesional dan kolaboratif. Hal ini penting agar para pekerja merasa aman dan terlindungi saat menjalankan tugasnya.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, Ahmad Priyono, menambahkan bahwa Bulan K3 akan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Fokus utama tahun ini adalah meningkatkan jumlah perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen K3 (SMK3).

    “Target kami adalah meningkatnya kepatuhan terhadap norma K3 di seluruh sektor dan mencapai zero accident atau nihil kecelakaan kerja,” ujar Ahmad Priyono.

    Pemerintah Provinsi Kalbar terus mendorong perusahaan untuk tidak hanya mengejar produktivitas, tetapi juga menjamin perlindungan tenaga kerja sesuai dengan amanat undang-undang yang telah ditetapkan sejak tahun 1984.

  • Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    Targetkan SDM Setara Singapura, Norsan Dukung Sekolah Harapan Bangsa Cetak Generasi Emas

    HaloSambas.Com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meresmikan kembali operasional Sekolah Harapan Bangsa (SHB) sebagai langkah nyata memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Khatulistiwa. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti di Aula Sekolah Harapan Bangsa, Kubu Raya, Senin (12/1/2026).

    Langkah ini dipandang strategis oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Gubernur Norsan menegaskan bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci utama bagi Kalbar untuk bersaing di tingkat nasional maupun mancanegara.

    Gubernur Ria Norsan secara terbuka menetapkan target ambisius bagi dunia pendidikan di wilayahnya. Ia ingin dalam lima tahun ke depan, peringkat IPM Kalimantan Barat mampu melonjak drastis, minimal menempati posisi kedua di Pulau Kalimantan setelah Kalimantan Timur.

    “Negara yang maju adalah negara yang maju SDM-nya. Singapura dan Malaysia maju karena kualitas orang-orangnya. Dengan fasilitas sekolah seperti SHB ini, kita optimis mencetak generasi cerdas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Ria Norsan.

    Optimisme Gubernur bukan tanpa alasan. Ia mencontohkan keberhasilan SMA Petrus Pontianak yang baru-baru ini menyabet peringkat kedua nasional sebagai sekolah terbaik se-Indonesia. Prestasi ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Sekolah Harapan Bangsa untuk melahirkan lulusan unggul yang kompetitif secara global.

    Gubernur mengapresiasi Yayasan Pendidikan Harapan Bangsa yang dinilai berdedikasi tinggi dalam menyediakan sarana belajar modern tanpa melupakan nilai pengabdian para pendiri terdahulu.

    Wakil Ketua Yayasan SHB Bidang Pendidikan, Sudino Lim, menjelaskan bahwa sekolah ini didesain untuk memberikan akses pendidikan kelas dunia bagi anak-anak daerah. Harapannya, putra-putri terbaik Kalbar tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan mutu pendidikan internasional.

    “Komitmen kami adalah menghadirkan pendidikan bermakna dan berdaya saing global, namun tetap berakar pada karakter, integritas, dan budaya lokal,” ujar Sudino Lim.

    Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan pembina yayasan dari berbagai grup bisnis besar di Indonesia, yang menunjukkan kuatnya dukungan sektor swasta dalam membangun masa depan pendidikan di Kalimantan Barat.

  • Tergiur Upah 100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Facebook Diciduk Tim Labubu Bawa Sabu ‘Bahan Telok’

    Tergiur Upah 100 Ribu, Makelar Barang Bekas di Facebook Diciduk Tim Labubu Bawa Sabu ‘Bahan Telok’

    HaloSambas.Com – Tim Labubu Satresnarkoba Polres Kubu Raya berhasil meringkus seorang pria berinisial MN (37) yang terlibat dalam jaringan gelap narkotika. MN, yang sehari-hari bekerja sebagai makelar barang bekas atau “blukar” di media sosial Facebook, ditangkap setelah kedapatan membawa paket sabu pada Senin (12/1/2026).

    Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan pengintaian ketat terhadap aktivitas MN. Pelaku tak berkutik saat disergap usai mengambil barang haram tersebut dari kawasan Kampung Beting, Pontianak Timur.

    Ironisnya, MN mengaku nekat beralih profesi menjadi kurir hanya karena tergiur upah sebesar Rp100 ribu. Janji keuntungan instan ini datang dari rekannya yang berinisial “FY”. Pelaku berdalih menyanggupi permintaan tersebut karena merasa memiliki kenalan di wilayah Kampung Beting.

    “Awalnya kenal dari urusan jual beli motor. Lalu saya disuruh cari ‘barang murah’ di Beting. Saya diyakinkan oleh FY, makanya saya berani ambil dengan upah Rp100 ribu,” aku MN di hadapan petugas.

    Dalam pemeriksaannya, MN mengungkapkan fakta unik bahwa barang yang dibawanya merupakan sabu dengan kualitas rendah. Di kalangan pengguna, jenis sabu ini sering disebut dengan istilah “bahan telok”. Meski berkualitas rendah, kepemilikan barang haram tersebut tetap menyeretnya ke jalur hukum.

    Kasat Narkoba AKP Sagi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, mengonfirmasi bahwa berat bruto barang bukti yang diamankan mencapai 6,45 gram. “Latar belakang pekerjaan sebagai pedagang online bukan jaminan seseorang bebas dari jeratan narkoba jika sudah tergiur cuan instan,” tegas Ade.

    Saat ini, MN beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kubu Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini tengah melakukan pendalaman intensif guna memburu sosok FY, orang yang memerintahkan MN untuk mengambil paket sabu tersebut.

    Atas perbuatannya, MN terancam hukuman berat sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam lingkaran narkoba, sekecil apa pun imbalan yang dijanjikan.

  • Kasus Nenek Saudah Ungkap Masifnya Tambang Ilegal

    Kasus Nenek Saudah Ungkap Masifnya Tambang Ilegal

    HaloSambas.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif.

    Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang informasinya diumumkan secara terbuka kepada publik. Ia meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penambangan ilegal di wilayahnya.

    “Kami sudah menyiapkan hotline dan nomornya telah kami sebar. Masyarakat yang memiliki informasi dimohon segera menyampaikannya agar penegakan hukum dapat dilakukan secara cepat dan berkeadilan,” ujar Irhamni seusai menerima kunjungan anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

    Irhamni menegaskan, peran masyarakat dan media massa menjadi elemen penting dalam pengawasan praktik tambang ilegal. Informasi yang diterima aparat penegak hukum akan menjadi dasar untuk melakukan penyelidikan hingga penindakan terhadap para pelaku.

    “Media juga berfungsi sebagai kontrol sosial. Jika ada informasi yang jelas mengenai pelaku atau lokasi tambang ilegal, kami berharap bisa segera disampaikan,” katanya.

    Anggota DPR RI Andre Rosiade menyatakan, koordinasi dengan Bareskrim Polri dilakukan untuk mendorong penyelesaian menyeluruh persoalan tambang ilegal di Sumatera Barat. Menurut dia, aktivitas penambangan liar tidak hanya terjadi di satu daerah.

    “Bukan hanya di Kabupaten Pasaman, tapi juga Pasaman Barat, Sijunjung, Solok Selatan, dan sejumlah wilayah lain di Sumatera Barat,” ujar politikus Partai Gerindra itu.

    Andre menyebut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bareskrim Polri sepakat mengambil langkah tegas dengan menurunkan tim khusus ke Sumatera Barat.

    “Wakabareskrim dan Direktur Tipidter sudah sepakat mengirim tim untuk melakukan penegakan hukum dan menangkap seluruh pelaku tambang ilegal,” kata Andre.

    Ia menambahkan, perhatian publik terhadap isu tambang ilegal meningkat setelah mencuat kasus penganiayaan terhadap seorang warga lanjut usia, Nenek Saudah, di Kabupaten Pasaman. Namun, Andre menilai peristiwa tersebut hanyalah bagian kecil dari persoalan yang lebih besar.

    “Itu baru puncak gunung es. Penambangan emas ilegal di Sumatera Barat sudah berlangsung lama dan dilakukan secara masif,” ujarnya.

    Andre juga menyoroti praktik penambangan ilegal yang dilakukan secara terang-terangan, termasuk di aliran sungai dan kawasan terbuka dengan menggunakan alat berat berskala besar. Kondisi ini, kata dia, tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan kerusakan lingkungan yang serius. (*/)

  • Seleksi Direktur PDAM Sambas Gagal: Hanya 1 Calon Lolos, Proses Rekrutmen Terpaksa Berhenti

    Seleksi Direktur PDAM Sambas Gagal: Hanya 1 Calon Lolos, Proses Rekrutmen Terpaksa Berhenti

    HaloSambas.Com – Proses pemilihan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Muare Ulakan Kabupaten Sambas resmi menemui jalan buntu. Panitia seleksi memutuskan untuk tidak melanjutkan tahapan rekrutmen ke tingkat berikutnya setelah hasil seleksi administrasi diumumkan.

    Berdasarkan Pengumuman Nomor: 02 / PANSEL-DIREKTUR / 2026 yang ditandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi, Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si, keputusan ini diambil dalam rapat pleno yang digelar pada 8 Januari 2026 lalu.

    Dari empat nama yang mendaftarkan diri dan mengikuti proses pemeriksaan berkas, hanya satu orang yang dinyatakan lolos verifikasi. Berikut adalah rincian hasil seleksi administrasi tersebut:

    • Hidayat, SE: Memenuhi Syarat (Lulus Seleksi Administrasi)
    • Uray Fitrajaya, ST: Tidak Memenuhi Syarat
    • M. Taufik, SE: Tidak Memenuhi Syarat
    • Septiawan, S.Sos, M.Sos: Tidak Memenuhi Syarat

    Kondisi ini membuat posisi calon tunggal tidak dapat diproses lebih lanjut untuk mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan.

    Penghentian proses seleksi ini bukan tanpa alasan. Panitia merujuk pada aturan ketat yang tertuang dalam Pasal 46 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2018. Aturan tersebut mengatur tentang pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi BUMD.

    Dalam regulasi tersebut, ditegaskan bahwa pelaksanaan seleksi administrasi harus menghasilkan paling sedikit 3 (tiga) orang calon atau paling banyak 5 (lima) orang calon anggota direksi untuk bisa melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

    Karena syarat minimal tiga calon anggota direksi tidak terpenuhi, panitia secara resmi menetapkan bahwa pemilihan Direktur Perumda Tirta Muare Ulakan untuk periode ini tidak dapat dilanjutkan.

    Pihak panitia seleksi belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai apakah akan dilakukan pembukaan pendaftaran ulang dalam waktu dekat atau ada kebijakan lain yang akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Sambas. Pengumuman ini dikeluarkan guna memberikan transparansi dan kepastian hukum bagi para pendaftar dan masyarakat luas.

  • Sikat Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah, Bea Cukai dan Polsek Entikong Bakar 500 Ballpress

    Sikat Pakaian Bekas Ilegal Senilai Miliaran Rupiah, Bea Cukai dan Polsek Entikong Bakar 500 Ballpress

    HaloSambas.Com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan 500 bale pakaian bekas (ballpress) ilegal. Kegiatan yang mendapatkan pengamanan ketat dari Polsek Entikong ini berlangsung di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong, Sanggau, Jumat (09/01/2026) sore.

    Ratusan karung pakaian bekas tersebut merupakan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) hasil penindakan hukum di wilayah perbatasan. Langkah pemusnahan diambil karena peredaran barang bekas ilegal ini dinilai merusak ekonomi nasional dan berisiko bagi kesehatan masyarakat.

    Pakaian bekas yang dibakar bukan dalam jumlah kecil. Sebanyak 500 bale pakaian yang telah disita dimusnahkan sekaligus dalam satu lokasi. Dengan perkiraan harga satu ballpress antara Rp4 juta hingga Rp5 juta, total nilai barang yang dihancurkan mencapai miliaran rupiah.

    Metode pembakaran di area khusus dipilih sebagai langkah paling efektif. Hal ini bertujuan agar barang-barang tersebut benar-benar hancur dan tidak dapat disalahgunakan atau diperjualbelikan kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab.

    Guna memastikan proses pemusnahan berjalan lancar tanpa gangguan, Polsek Entikong menerjunkan personel untuk berjaga di sekitar lokasi. Dukungan kepolisian ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga aset negara dan menegakkan aturan kepabeanan di garis depan perbatasan.

    “Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pemusnahan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Kami ingin memastikan tidak ada gangguan keamanan,” tegas Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring.

    Keterlibatan berbagai unsur, mulai dari Kanwil DJBC Kalbagbar hingga jajaran kepolisian, menunjukkan kuatnya sinergi instansi di wilayah perbatasan. Kerja sama ini sangat penting mengingat daerah Entikong sering menjadi jalur rawan masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri.

    Kepala Seksi Penyelidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil DJBC Kalbagbar, Egi Ginanjar, turut hadir mengawasi jalannya proses pembakaran. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung dengan tertib dan selesai tepat pada satu jam kemudian.

    Pemusnahan pakaian bekas ilegal ini mengirimkan pesan kuat bagi para penyelundup bahwa pemerintah tidak main-main dalam menjaga stabilitas ekonomi. Masuknya pakaian bekas secara ilegal diketahui dapat mematikan industri tekstil dan UMKM dalam negeri.

    Selain itu, pakaian bekas yang tidak jelas asal-usulnya seringkali membawa bakteri atau penyakit kulit yang membahayakan konsumen. Dengan dimusnahkannya barang-barang tersebut, potensi ancaman kesehatan bagi warga Kalimantan Barat dapat ditekan.