Amankan Stok Ramadhan, Kadis Kumindag Hermanto Tambah 21 Ribu Tabung Gas Melon di Sambas
- account_circle Tim
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- print Cetak

Diskumindag Sambas gelar rakor bersama agen gas untuk amankan stok LPG 3 kg jelang Ramadhan 1447 H. Pertamina sudah salurkan tambahan 21.840 tabung. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com — Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas bergerak cepat mengantisipasi potensi kelangkaan LPG 3 kilogram bersubsidi menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah ini diperkuat melalui rapat koordinasi bersama para agen gas di aula kantor dinas pada Rabu (18/2/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan Baperida Sambas, Bagian Perekonomian Setda Sambas, serta seluruh distributor gas yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sambas. Fokus utamanya adalah memastikan distribusi gas “melon” tetap lancar mengingat aktivitas memasak warga yang biasanya meningkat drastis saat bulan puasa.
Kepala Diskumindag Sambas, Hermanto, menegaskan pentingnya ketersediaan stok agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa harus kesulitan mencari bahan bakar.
“Menjelang dan selama Bulan Ramadhan, konsumsi LPG cenderung meningkat. Karena itu, kami perlu memastikan distribusi berjalan lancar dan pasokan tetap tersedia agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg bersubsidi,” ujar Hermanto.
Kabar baiknya, upaya pengamanan stok sudah mulai membuahkan hasil. Dalam kurun waktu 10 hari sebelum Ramadhan, tepatnya pada 9 dan 15 Februari 2026, Pertamina Cabang Pontianak telah menyalurkan extra dropping sebanyak 21.840 tabung gas ke seluruh agen di Kabupaten Sambas.
Tak berhenti di situ, Hermanto menyebutkan akan ada tambahan pasokan lagi sebanyak 10 ribu tabung pada minggu pertama dan kedua Ramadhan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Pertamina untuk menyiapkan langkah cepat jika di kemudian hari terdeteksi potensi kekurangan stok di pangkalan.
Dalam pertemuan tersebut, para agen gas menyatakan kesiapannya untuk menjaga kelancaran penyaluran. Namun, Hermanto memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak agar tidak mencoba-coba melakukan penimbunan maupun menjual gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Diskumindag akan melakukan monitoring dan pengawasan secara berkala selama bulan Ramadhan guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga tetap terjaga,” tegasnya.
Selain urusan bahan bakar, Hermanto juga berencana melakukan pemantauan langsung ke lapangan terkait ketersediaan bahan pokok dan barang penting lainnya. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan agar masyarakat Kabupaten Sambas dapat beribadah dengan nyaman dan damai.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar