Kado Infrastruktur untuk Petani Subah: Jalan Strategis 4,7 KM Rampung, Bupati Targetkan Swasembada Pangan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 26 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Satono resmikan Jalan Sungai Sapak–Sepandak sepanjang 4,7 km di Kecamatan Subah. Proyek senilai Rp19 miliar ini dukung distribusi hasil tani. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui peresmian Jalan Sungai Sapak–Sepandak di Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Sabtu (24/1/2026).
Peresmian jalan tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi. Kegiatan ini turut didampingi oleh Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra.
Hadir pula dalam prosesi tersebut Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Chandra Syah Parmance, beserta jajaran terkait lainnya. Kehadiran para pejabat pusat dan daerah ini menegaskan pentingnya sinergi dalam membangun konektivitas hingga ke tingkat desa.
Jalan sepanjang 4,7 kilometer ini merupakan bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Sambas. Proyek strategis tersebut menelan anggaran sekitar Rp19 miliar yang bersumber dari APBN, dan kini pengerjaannya telah rampung total.
Bupati Satono menyampaikan bahwa kehadiran jalan yang mulus ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran distribusi logistik bagi warga. Fokus utamanya adalah mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi nadi ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Subah.
“Dengan alokasi anggaran yang tidak kecil ini, kami berharap kecepatan logistik dan distribusi semakin baik. Jalan menuju kawasan-kawasan produktif, baik pertanian maupun perkebunan, dapat ditunjang oleh infrastruktur yang memadai,” ujar Bupati Satono.
Ia menambahkan bahwa program Inpres Jalan Daerah adalah instrumen krusial dari pemerintah pusat untuk mempercepat kualitas infrastruktur di daerah. Hal ini selaras dengan misi besar negara dalam mendukung swasembada pangan serta pemerataan pembangunan antarwilayah.
Ruas Jalan Sungai Sapak–Sepandak dinilai memiliki nilai strategis yang sangat tinggi karena menjadi jalur utama penghubung kawasan-kawasan produktif. Dengan mobilitas yang lebih cepat, biaya transportasi diharapkan dapat ditekan sehingga pendapatan petani bisa lebih meningkat.
“Dengan dukungan program dari pemerintah pusat, kami terus mendorong perbaikan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Bupati Satono mengakhiri sambutannya. Masyarakat kini dapat menikmati jalan aspal berkualitas untuk aktivitas sehari-hari.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar