Resmi Jabat Kadis Kumindag, Hermanto Jadi Bagian dari 91 Pejabat yang Dilantik Bupati Sambas
- account_circle Komf/Tim
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Satono melantik 91 pejabat di lingkungan Pemkab Sambas, termasuk Hermanto sebagai Kadis Kumindag. Pelantikan bertujuan memperkuat sinergi program nasional. (Foto: Komf.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com — Bupati Sambas, Satono, kembali melakukan penataan birokrasi dengan melantik dan mengukuhkan sebanyak 91 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas. Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Rabu (11/2/2026).
Pejabat yang dilantik mencakup berbagai tingkatan, mulai dari Jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga tugas tambahan Kepala UPTD Puskesmas. Salah satu posisi kunci yang terisi adalah jabatan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag UKM) yang kini dipercayakan kepada Hermanto.
Selain itu, terdapat 10 pejabat eselon II yang kembali dikukuhkan dalam jabatan strategis. Di antaranya adalah Mohammad Yayan Kurniawan sebagai Staf Ahli Bupati, Samekto Hadi Suseno sebagai Asisten Pembangunan dan Perekonomian, serta Arsya yang tetap mengomandani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Beberapa nama lain yang dikukuhkan kembali adalah Ganjar Eko Prabowo (Kadis Kesehatan), Jalil Muhammad (Kadis Perhubungan), Ilham Jamaludin (Kasatpol PP), Suhendri (Kadis DPMPTSP), dan Rachmad Robbi (Kepala Badan Keuangan Daerah). Penataan ini dilakukan berdasarkan kajian mendalam oleh Tim Baperjakat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah penguatan agar organisasi pemerintahan daerah semakin adaptif dan profesional. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh kepala daerah secara sendirian.
“Tugas untuk mensukseskan program pemerintahan di semua tingkatan tidak mampu dilakukan hanya oleh bupati dan wakil bupati. Bapak dan ibu inilah yang setelah dikaji oleh Tim Baperjakat, lahirlah struktur yang hari ini kita lantik,” ujar Bupati Satono.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang menuntut tanggung jawab dan integritas tinggi. Bupati meminta seluruh pejabat untuk bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di mana pun mereka ditempatkan.
Lebih lanjut, Satono menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan daerah dengan berbagai program strategis nasional yang sedang berjalan. Menurutnya, andil para pejabat sangat menentukan apakah implementasi kebijakan pusat di daerah dapat memberikan hasil yang memuaskan atau tidak.
“Kita sedang dihadapkan dengan berbagai program strategis nasional yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu perlu andil bapak dan ibu semua untuk mensukseskan itu semua,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Sambas berharap soliditas birokrasi semakin kuat untuk mempercepat capaian visi-misi pembangunan daerah. Dengan komposisi baru ini, diharapkan pelayanan publik semakin berkualitas dan selaras dengan arah kebijakan nasional menuju Indonesia Maju.
- Penulis: Komf/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar