Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Ribuan Warga Sekadau Terendam Banjir Hingga 2 Meter, Dua Kecamatan Paling Parah Terdampak

Ribuan Warga Sekadau Terendam Banjir Hingga 2 Meter, Dua Kecamatan Paling Parah Terdampak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HaloSambas.Com – Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (08/01/2026) dini hari. Hujan lebat yang terjadi sejak Rabu malam menyebabkan Sungai Sekadau meluap dan merendam ribuan rumah warga di dua kecamatan sekaligus.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sekadau, Heri Handoko Susilo, menyampaikan bahwa hujan deras mengguyur mulai pukul 20.00 WIB hingga dini hari. Kondisi ini memicu naiknya permukaan air sungai secara cepat.

Berdasarkan data sementara dari BPBD, jumlah warga yang terkena dampak banjir mencapai 3.545 Kepala Keluarga atau sekitar 11.583 jiwa. Air mulai merendam rumah penduduk sekitar pukul 03.00 WIB.

Kecamatan Nanga Taman menjadi wilayah paling parah terdampak, dengan 2.882 KK atau 9.779 jiwa di 10 desa. Desa-desa tersebut antara lain Nanga Taman, Nanga Mongko, Meragun, dan Nanga Koman.

Di Kecamatan Nanga Mahap, banjir juga merendam Desa Lembah Beringin. Sebanyak 663 KK atau 1.804 jiwa warga di sana terpaksa menghadapi genangan air. Tinggi muka air bervariasi antara 0,5 hingga 2 meter.

“Kondisi terkini di beberapa desa menunjukkan adanya penurunan tinggi muka air. Namun, di sejumlah desa lainnya justru mengalami peningkatan akibat kiriman air dari wilayah hulu,” jelas Heri.

Banjir ini membuat aktivitas masyarakat terganggu. Ribuan rumah terendam, akses jalan antar desa terputus, serta sejumlah fasilitas umum seperti jembatan mengalami kerusakan cukup parah.

Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat keluarga yang lebih aman. Sementara itu, beberapa keluarga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing meskipun tempat tinggal mereka terendam oleh genangan air banjir.

BPBD Kabupaten Sekadau merekomendasikan agar pemerintah daerah segera menetapkan status darurat bencana. Hal ini diperlukan untuk mempercepat penyaluran bantuan dan penanganan di lapangan.

Pihak BPBD juga mengajak semua dinas terkait untuk memperkuat koordinasi. Penambahan personel dan logistik di lapangan sangat dibutuhkan untuk membantu ribuan warga yang terdampak bencana alam ini.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: BPBD Sekadau

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayor Inf Ricky Fauzie Resmi Pimpin Yonif TP 882/HB, Pangdam: Jadi Motor Ekonomi Lokal

    Mayor Inf Ricky Fauzie Resmi Pimpin Yonif TP 882/HB, Pangdam: Jadi Motor Ekonomi Lokal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Halo Sambas – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, resmi menyerahkan jabatan Danyonif Teritorial Pembangunan 882/Hulubalang kepada Mayor Inf Ricky Fauzie. Upacara ini digelar di Marshalling Area Yonif TP 882/HB, Kubu Raya, pada Selasa (30/12/2025). Momen ini menjadi strategi baru pertahanan wilayah. Mayjen TNI Jamallulael menyematkan tanda jabatan secara langsung. Ia juga menyerahkan tongkat komando serta […]

  • Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Sejumlah Dai dari enam negara dijadwalkan berkumpul di Kabupaten Sambas dalam kegiatan Upgrading Dai dan Seminar Internasional pada 7–9 April 2026. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia. Para Dai yang akan hadir berasal dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina. Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergitas […]

  • Perdana di Sambas! Wabup Heroaldi Resmikan Family Kolam Pemancingan di Desa Kartiasa

    Perdana di Sambas! Wabup Heroaldi Resmikan Family Kolam Pemancingan di Desa Kartiasa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, mewakili Bupati Sambas meresmikan Family Kolam Pemancingan yang berlokasi di Dusun Sekuyang, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas pada Selasa (27/1/2026). Peresmian ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Sambas terhadap inisiatif masyarakat dalam mengembangkan usaha kreatif berbasis potensi lokal. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Heroaldi memberikan apresiasi tinggi atas […]

  • Ramadan–Lebaran 2026, Pemerintah Tebar Diskon Transportasi dan Bansos Pangan

    Ramadan–Lebaran 2026, Pemerintah Tebar Diskon Transportasi dan Bansos Pangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com — Pemerintah menyiapkan serangkaian stimulus ekonomi untuk mendorong konsumsi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Paket kebijakan tersebut diharapkan mampu mengakselerasi belanja nasional sekaligus menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp0,92 triliun untuk program diskon transportasi. Insentif ini mencakup moda […]

  • Anggaran Riset Kampus Naik Jadi Rp12 Triliun, Prabowo Dorong Inovasi Nasional

    Anggaran Riset Kampus Naik Jadi Rp12 Triliun, Prabowo Dorong Inovasi Nasional

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Presiden Prabowo Subianto menaikkan anggaran riset perguruan tinggi nasional menjadi Rp12 triliun. Nilai tersebut meningkat Rp4 triliun dari sebelumnya Rp8 triliun, atau sekitar 0,34 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, peningkatan anggaran riset tersebut mencerminkan kepercayaan Presiden terhadap peran strategis perguruan tinggi […]

  • Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

expand_less