Jembatan Ramayadi Baru Diresmikan, Warga Tagih Jalan Akses 3 Kilometer
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Senin, 19 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Satono resmikan Jembatan Ramayadi di Jawai Laut. Ia tegaskan komitmen pembangunan jalan 3 kilometer dilakukan bertahap sesuai anggaran. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com — Agenda kunjungan kerja maraton Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati, Heroaldi Djuhardi Alwi, berlanjut ke Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan, pada Selasa (13/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satono meresmikan Jembatan Ramayadi, sebuah infrastruktur vital yang telah lama dinantikan masyarakat setempat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Satono yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan syukur dari warga yang memadati lokasi. Kehadiran jembatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam memonitoring dan merealisasikan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Kepala Desa Jawai Laut, Sudarni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih atas kesediaan Bupati dan Wakil Bupati meresmikan jembatan tersebut. Namun, Sudarni juga menitipkan harapan mengenai keberlanjutan pembangunan jalan akses pasca-selesainya jembatan ini.
Ia mengungkapkan bahwa terdapat akses jalan sepanjang 3 kilometer dari jalan utama Matang Terap yang kondisinya perlu perhatian serius. Jalan tersebut merupakan jalur vital sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat sekitar dalam menjalankan aktivitas ekonomi.
“Jembatan ini adalah anugerah bagi kami. Namun, kami sangat berharap adanya kelanjutan pembangunan jalan sepanjang 3 kilometer menuju jalan utama Matang Terap,” harap Sudarni di hadapan pimpinan daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Sambas Satono menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, termasuk jalan, merupakan prioritas utama tanpa harus diminta oleh masyarakat, sejauh ketersediaan anggaran daerah mencukupi. Ia memaparkan bahwa wilayah Jawai Selatan telah mendapatkan porsi pembangunan jalan yang signifikan selama kepemimpinannya.
“Pemerintah daerah berkomitmen membangun infrastruktur untuk rakyat. Selama anggaran tersedia, pasti kita bangun tanpa diminta. Namun, masyarakat juga perlu memahami bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap,” ujar Bupati Satono menanggapi usulan warga.
Ia menjelaskan bahwa pemerataan pembangunan harus dilakukan dengan prinsip keadilan bagi 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas. Hal ini penting agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan antarwilayah di seluruh kabupaten.
“Kami akan terus membangun, namun tentu tidak bisa serentak setiap tahun di satu titik saja. Kita harus berbagi dengan kecamatan-kecamatan lain yang juga membutuhkan sentuhan pembangunan agar kemajuan di Kabupaten Sambas merata dari ujung ke ujung,” tambah Satono.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bupati dan Wakil Bupati di beberapa kecamatan pada hari yang sama. Dengan diresmikannya Jembatan Ramayadi, mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat di Desa Jawai Laut diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Turut hadir dalam peresmian tersebut jajaran Forkopimda, para Kepala OPD di lingkungan Pemda Sambas, tokoh masyarakat, serta warga Desa Jawai Laut yang antusias menyaksikan kemajuan fisik di desa mereka tersebut.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: PPID Sambas

Saat ini belum ada komentar