Sambas Menuju Ikon Zakat Nasional, Bupati Satono Galang 36 Paket Bedah Rumah dalam Sekejap
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Sambas Satono membuka Sosialisasi ZIS 2026 dan menginisiasi bantuan bedah rumah. Hasilnya, terkumpul 36 paket bantuan dari berbagai sektor untuk umat. (Foto: Ist.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas bersama BAZNAS Kabupaten Sambas menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi serta memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan dana umat.
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sambas, Satono, ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan dan Pemberdayaan ZIS untuk Kemaslahatan Umat Menuju Sambas Berkah Berkemajuan”. Sosialisasi tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, akademisi, hingga perwakilan perbankan.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS memperkenalkan tiga program unggulan sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, yaitu BAZNAS Pintar, BAZNAS Sehat, dan BAZNAS Peduli. Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat di seluruh wilayah Kabupaten Sambas.
Wakil Ketua Umum IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Barat, Ali Rohman, menekankan pentingnya inovasi dalam menjaga amanah pengelolaan ZIS. Ia menargetkan perluasan literasi zakat hingga ke lingkungan kampus dan tingkat SMA melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“Untuk mendapat berkah dan berkemajuan, perlu kita pastikan amanah dilaksanakan dengan baik melalui profesionalisme, inovasi, serta terobosan yang berkelanjutan,” tegas Ali Rohman dalam pemaparannya.
Bupati Sambas, Satono, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi yang telah dibangun BAZNAS. Menurutnya, program yang dijalankan saat ini sudah selaras dengan visi misi nasional serta arah pembangunan Sambas Berkah Berkemajuan.
“Acara ini menjadi penguatan kembali bagi kita semua untuk membangkitkan komitmen pelaksanaan ZIS. Tidak ada makna program strategis jika tidak ada partisipasi bapak ibu semua,” ujar Satono di hadapan para pemangku kepentingan.
Kegiatan ini juga menghadirkan Rektor Unissas, Arnadi Arkan, dan Abdi Syukur sebagai narasumber untuk membahas penguatan peran lintas sektor. Diskusi tersebut menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi agar pendayagunaan ZIS tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Momen menarik terjadi di akhir kegiatan saat Bupati Satono menginisiasi pengumpulan bantuan sukarela untuk bedah rumah. Gerakan spontan ini dimulai dengan bantuan dua paket dari Bupati dan Wakil Bupati, yang kemudian diikuti secara antusias oleh jajaran perangkat daerah dan unsur perbankan.
Hanya dalam waktu singkat, inisiasi tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 36 paket bantuan bedah rumah yang nantinya akan dikelola oleh BAZNAS Sambas. Aksi nyata ini menjadi bukti kuatnya komitmen kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas demi membantu warga mendapatkan hunian yang layak.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar