Aliansi Umat Islam Bersatu Datangi Mapolda Kalbar, Desak Tarekat Al-Mu’min Segera Dibubarkan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- print Cetak

Aliansi Umat Islam Bersatu Datangi Mapolda Kalbar, Desak Tarekat Al-Mu’min Segera Dibubarkan. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com – massa dari Aliansi Umat Islam Bersatu Kalimantan Barat bersama sejumlah ormas mendatangi Mapolda Kalbar pada Jumat (09/01/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan tuntutan tegas terkait pembubaran Tarekat Al-Mu’min yang dinilai meresahkan warga.
Massa yang berjumlah sekitar 100 orang tersebut mulai bergerak dari Masjid Mujahidin pada pukul 14.15 WIB. Setibanya di lokasi, mereka langsung melakukan orasi secara tertib dengan pengawalan ketat aparat.
Perwakilan massa diterima langsung oleh pihak kepolisian untuk melakukan diskusi di ruang Direktorat Reserse Kriminal Umum. Dalam pertemuan itu, massa menyampaikan dua poin penting yang menjadi tuntutan utama mereka.
Pertama, mereka menuntut pembubaran resmi Tarekat Al-Mu’min di wilayah Kalbar. Kedua, massa meminta kepolisian segera mengadili Muhammad Efendi Sa’ad yang merupakan pimpinan dari tarekat tersebut secara hukum.
Wadir Reskrimum Polda Kalbar, AKBP Siswo Dwi Nugroho, memimpin langsung jalannya pertemuan bersama sejumlah pejabat utama. Pihak kepolisian mendengarkan secara saksama setiap poin keberatan yang disampaikan oleh perwakilan aliansi.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, memberikan apresiasi atas sikap tenang massa selama aksi berlangsung. Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku.
Polisi menegaskan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan diproses sesuai standar operasional prosedur atau SOP yang ada. Hasil dari perkembangan kasus ini nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada publik.
“Laporan tersebut akan diproses sesuai ketentuan dan prosesnya akan disampaikan secara transparan kepada publik,” tegas Kombes Pol Bambang guna meyakinkan massa yang hadir di Mapolda Kalbar sore itu.
Kegiatan penyampaian pendapat ini berakhir dengan damai pada sore hari setelah massa mendapatkan penjelasan resmi. Ratusan orang tersebut membubarkan diri secara teratur dan kembali ke rumah masing-masing.
Pihak kepolisian terus berupaya menjaga suasana aman di Kota Pontianak agar tetap kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antara warga dan aparat menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban di Bumi Khatulistiwa.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Humas Polda

Saat ini belum ada komentar