Wujudkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pemkab Sambas Hadir di Tengah Perayaan Natal Kabupaten
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
- print Cetak

Wujudkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika, Pemkab Sambas Hadir di Tengah Perayaan Natal Kabupaten. (Foto: Fb/DorisSambas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com – Bupati Sambas, Satono, terus menunjukkan keseriusan Pemerintah Daerah dalam merangkul seluruh umat beragama di wilayahnya. Hal ini dibuktikan melalui kehadiran Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, yang berbaur bersama umat Kristiani dalam perayaan Natal se-Kabupaten Sambas Tahun 2025 di Hotel Pantura Jaya, Kamis (08/01/2026).
Langkah ini menjadi simbol nyata bahwa pemerintah hadir untuk semua golongan tanpa memandang perbedaan latar belakang keyakinan. Kehadiran pimpinan daerah ini sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Sambas sebagai wilayah yang aman dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Acara yang berlangsung di Hotel Pantura Jaya tersebut tampak sangat akrab dan sarat akan nilai kebersamaan. Perayaan ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan menjadi wadah silaturahmi lintas elemen masyarakat yang memperkuat fondasi sosial di “Bumi Serambi Mekah” Kalimantan Barat.
“Pemerintah Kabupaten Sambas mengucapkan Selamat Merayakan Hari Natal Tahun 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Kabupaten Sambas,” ujar Heroaldi dalam sambutannya yang disambut hangat oleh para jemaat.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Heroaldi mengajak seluruh warga untuk tidak bosan dalam menjaga kualitas hubungan antar sesama. Mengingat Sambas adalah daerah yang majemuk, semangat saling menghormati adalah kunci utama agar pembangunan daerah dapat berjalan lancar tanpa gesekan sosial.
“Mari kita perkuat ikatan toleransi, mempererat persahabatan, kebersamaan, dan kasih sayang, terutama dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sambas yang pluralis, dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.
Meskipun diwakili oleh Wakil Bupati karena kesibukan agenda lainnya, Bupati Satono menegaskan bahwa komitmen menjaga kerukunan adalah harga mati bagi pemerintahannya. Persatuan masyarakat dianggap sebagai kekuatan terbesar untuk memajukan daerah.
Kehadiran jajaran pemerintah dalam setiap hari besar keagamaan diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemeluk agama.
Dengan kondisi daerah yang kondusif, pemerintah optimistis program-program pembangunan akan lebih mudah diterima dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: PPID Sambas

Saat ini belum ada komentar