Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

  • account_circle Halo Sambas
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HaloSambas.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan.

“Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan lingkungan,” ujar Rohmat saat menutup Rapat Koordinasi Perencanaan dan Pengawasan Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Rapat koordinasi bertema Penguatan Tata Kelola Kehutanan Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045 itu membahas arah pembangunan kehutanan dalam RPJMN 2025–2029, kebijakan anggaran sektor kehutanan, serta prioritas program Kementerian Kehutanan pada 2026. Forum tersebut juga menyoroti mitigasi risiko fraud dan penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya hutan.

Rohmat menekankan pentingnya penerapan One Map Policy dan Decision Support System (DSS) untuk mengonsolidasikan strategi pemanfaatan hutan. Ia menilai kedua instrumen itu krusial dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan nasional, ketahanan ekologi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan agar hasil rapat koordinasi tidak berhenti pada tataran konsep. “Manajemen risiko harus terintegrasi secara konsisten dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan kegiatan kehutanan di daerah,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Rohmat juga menyinggung Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) yang telah disusun. Dokumen itu perlu dibahas secara partisipatif dengan pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan daerah, serta didorong pengesahannya melalui peraturan daerah sebagai acuan revisi RTRW.

Terkait perubahan iklim, Rohmat mengingatkan dampaknya kian nyata, termasuk munculnya siklon dan hujan ekstrem di wilayah khatulistiwa. Karena itu, ia menekankan pentingnya perencanaan kehutanan berbasis lanskap, khususnya pada daerah aliran sungai.

Pengelolaan kawasan berhutan di areal penggunaan lain (APL) juga menjadi perhatian. Menurut Rohmat, sinergi dengan pemerintah daerah, terutama di wilayah hulu sungai dan daerah tangkapan air, perlu diperkuat untuk menekan risiko banjir dan longsor.

Untuk rehabilitasi lahan kritis, ia meminta pemerintah memprioritaskan wilayah berisiko tinggi bencana, seperti lahan curam di sekitar permukiman. Pendanaan rehabilitasi didorong bersumber dari APBD, dana bagi hasil, serta keterlibatan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Pengembangan perhutanan sosial tak luput dari sorotan. Rohmat mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah guna membuka akses pasar melalui skema Integrated Area Development, mengingat banyak kelompok tani hutan masih berada dalam kategori miskin dan miskin ekstrem.

Sementara itu, pengendalian kebakaran hutan dan lahan ditegaskan sebagai tanggung jawab seluruh unit pelaksana teknis. “Pencegahan harus menjadi prioritas, dengan koordinasi TNI dan Polri di lapangan,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Rohmat berharap hasil rapat koordinasi tersebut menjadi pijakan nyata dalam memperkuat tata kelola kehutanan nasional yang berkelanjutan dan berintegritas menuju Indonesia Emas 2045. (*/)

  • Penulis: Halo Sambas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambas Menuju Ikon Zakat Nasional, Bupati Satono Galang 36 Paket Bedah Rumah dalam Sekejap

    Sambas Menuju Ikon Zakat Nasional, Bupati Satono Galang 36 Paket Bedah Rumah dalam Sekejap

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Pemerintah Kabupaten Sambas bersama BAZNAS Kabupaten Sambas menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di Aula Utama Kantor Bupati Sambas pada Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi serta memperkuat profesionalisme dalam pengelolaan dana umat. Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sambas, Satono, ini mengusung tema “Optimalisasi Pengelolaan dan Pemberdayaan ZIS untuk Kemaslahatan […]

  • Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Bali di Peringkat Pertama

    Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026, Bali di Peringkat Pertama

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Pulau Bali kembali mencatatkan prestasi gemilang di panggung pariwisata global. Dalam The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor, Bali dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik dunia, menempati peringkat pertama dan mencetak sejarah baru bagi Indonesia. Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang keikutsertaan Bali dalam pemeringkatan TripAdvisor. Sebelumnya, Pulau […]

  • Jembatan Ramayadi Baru Diresmikan, Warga Tagih Jalan Akses 3 Kilometer

    Jembatan Ramayadi Baru Diresmikan, Warga Tagih Jalan Akses 3 Kilometer

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Agenda kunjungan kerja maraton Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati, Heroaldi Djuhardi Alwi, berlanjut ke Desa Jawai Laut, Kecamatan Jawai Selatan, pada Selasa (13/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satono meresmikan Jembatan Ramayadi, sebuah infrastruktur vital yang telah lama dinantikan masyarakat setempat. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Satono yang langsung disambut gemuruh […]

  • Sinergi TNI dan Petani Selakau: Pelda Yosep Komitmen Kawal Cetak Sawah Rakyat Demi Swasembada Pangan

    Sinergi TNI dan Petani Selakau: Pelda Yosep Komitmen Kawal Cetak Sawah Rakyat Demi Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Dim/Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Pelaksana Harian (Plh) Danramil 06/Selakau, Pelda Yosep, menghadiri kegiatan tanam padi perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlokasi di Dusun Parit Color, Desa Pangkalan Bemban, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam […]

  • Pemerintah Resmi Terapkan Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik

    Pemerintah Resmi Terapkan Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Pemerintah resmi memperketat aturan kepemilikan nomor telepon seluler di Indonesia dengan menerapkan registrasi kartu SIM berbasis biometrik. Melalui kebijakan baru ini, setiap aktivasi kartu perdana wajib disertai pemindaian wajah (face recognition) sebagai bagian dari validasi identitas pengguna. Kebijakan tersebut diumumkan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid dan diluncurkan di Gedung Sarinah, Jakarta. […]

  • Ada 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Sekda Harisson Wajibkan Perusahaan di Kalbar Terapkan SMK3

    Ada 319 Ribu Kasus Kecelakaan Kerja, Sekda Harisson Wajibkan Perusahaan di Kalbar Terapkan SMK3

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat resmi memulai pencanangan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Agenda strategis ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, di Aula Langkau Bapekat, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Senin (12/1/2026). Melalui penekanan sirine dan penyerahan bendera K3, Harisson menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan […]

expand_less