Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Wakapolri Bicara Tegas soal TPPO: Korban Bukan Penjahat

Wakapolri Bicara Tegas soal TPPO: Korban Bukan Penjahat

  • account_circle Halo Sambas
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HaloSambas.com — Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari jaringan pelaku tidak seharusnya dipidana. Penanganan kasus TPPO, kata dia, harus mengedepankan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek yang dilindungi negara.

Hal itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

“Prinsip dalam regulasi yang baru adalah korban menjadi subjek perlindungan. Dalam Undang-Undang TPPO, korban memiliki hak atas rehabilitasi kesehatan, rehabilitasi sosial, pemulangan, reintegrasi sosial, hingga perlindungan di luar negeri,” ujar Dedi.

Menurut mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu, prinsip non penalization menjadi fondasi penting agar korban TPPO tidak kembali dirugikan oleh sistem hukum. Ia menekankan perlunya proses screening sejak awal agar korban tidak salah dikategorikan sebagai pelaku kejahatan.

“Korban yang melakukan pelanggaran karena paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Screening dini dan mekanisme rujukan harus dilakukan agar korban bisa dibantu secara cepat, aman, dan tidak terseret menjadi pelaku,” katanya.

Dedi mengingatkan bahwa keterlambatan dalam pencegahan dan mitigasi akan berdampak pada lambannya penanganan kasus TPPO. Di era digital, modus perdagangan orang semakin beragam dan kompleks, terutama yang menyasar perempuan dan anak.

“Crime is a shadow of society. Kejahatan adalah bayang-bayang dari masyarakat. Jika kita terlambat mengantisipasi dan memitigasi TPPO, khususnya terhadap perempuan dan anak di era digital, maka penanganannya akan selalu tertinggal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa pemberantasan TPPO tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan kerja sama lintas lembaga dan pendekatan baru yang lebih komprehensif, sejalan dengan penerapan KUHAP dan KUHP yang baru.

“Paradigma penanganan TPPO harus mengarah pada national standard setter, pembuktian ilmiah, pendekatan victim centric, investigasi jaringan, follow the money, serta kerja terpadu lintas lembaga seperti LPSK dan PPATK,” ujarnya.

Ia menambahkan, hanya dengan kolaborasi yang kuat dan pendekatan berbasis perlindungan korban, penanganan TPPO dapat berjalan efektif dan berkeadilan. (*/)

  • Penulis: Halo Sambas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abrasi Ganas Ancam Jembatan dan Wisata Paloh, Bupati ‘Turun Gunung’ Cari Solusi Darurat

    Abrasi Ganas Ancam Jembatan dan Wisata Paloh, Bupati ‘Turun Gunung’ Cari Solusi Darurat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Usai menuntaskan agenda di Kecamatan Jawai, Bupati Sambas, Satono, bersama Wakil Bupati, Heroaldi Djuhardi Alwi, langsung bergerak cepat menuju Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Selasa (13/1/2026). Kunjungan mendadak ini dilakukan untuk merespons laporan masyarakat terkait kondisi abrasi pantai yang kian memprihatinkan. Kedatangan pasangan pemimpin daerah ini disambut antusias oleh warga, terutama para pedagang […]

  • Ringankan Beban Korban Kebakaran di Semparuk, Kemenag Sambas Serahkan Bantuan untuk Keluarga Pak Risian

    Ringankan Beban Korban Kebakaran di Semparuk, Kemenag Sambas Serahkan Bantuan untuk Keluarga Pak Risian

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Musibah kebakaran yang menimpa warga Dusun Gersik, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, menyisakan duka mendalam pada Selasa sore (17/2/2026). Namun di tengah cobaan tersebut, hadir kepedulian nyata melalui penyerahan bantuan kepada korban kebakaran pada Rabu (18/2/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Kaharudin, didampingi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Hakiki. […]

  • Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Jadi Tersangka

    Polda Metro Jaya Naikkan Status Kasus Produk Kecantikan, Ricard Lie Jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap Ricard Lie (RL) terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Perkara dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan kecantikan kini telah resmi memasuki tahap penyidikan. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Reonald Simanjuntak. Ia menyebutkan, Ricard […]

  • Sambas Bidik Pasar Sarawak, Satono Paparkan Potensi KEK Temajuk di Hadapan Menteri M-FICORD

    Sambas Bidik Pasar Sarawak, Satono Paparkan Potensi KEK Temajuk di Hadapan Menteri M-FICORD

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Bupati Sambas, Satono, memimpin langsung delegasi Pemerintah Kabupaten Sambas dalam pertemuan strategis bersama Ministry of Food Industry, Commodity and Regional Development (M-FICORD) Sarawak di Kuching, Malaysia, Senin (10/2/2026). Pertemuan ini bertujuan memperkuat posisi Sambas sebagai wilayah perbatasan yang terbuka terhadap investasi dan kolaborasi lintas negara. Langkah proaktif ini diambil untuk mentransformasi wilayah perbatasan […]

  • Waduh! Air Ledeng di Bengkayang Mati Total Gara-Gara Sumber Madi Kebanjiran

    Waduh! Air Ledeng di Bengkayang Mati Total Gara-Gara Sumber Madi Kebanjiran

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Perusahaan air minum Perumda Tirta Bengkayang mengumumkan kabar kurang enak bagi warga Kota Bengkayang. Lewat akun media sosial resminya pada Rabu (07/01/2026) malam, mereka mengabarkan bahwa aliran air ke rumah-rumah warga terpaksa dihentikan sementara. Penyebabnya adalah banjir yang menerjang pusat penampungan air di Madi. Akibat bencana ini, mesin pengolah air tidak bisa bekerja […]

  • Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Sejumlah Dai dari enam negara dijadwalkan berkumpul di Kabupaten Sambas dalam kegiatan Upgrading Dai dan Seminar Internasional pada 7–9 April 2026. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia. Para Dai yang akan hadir berasal dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina. Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergitas […]

expand_less