Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Trenggiling dari Warga Dilepasliarkan di Cagar Alam Gunung Nyiut Bengkayang

Trenggiling dari Warga Dilepasliarkan di Cagar Alam Gunung Nyiut Bengkayang

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HaloSambas.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kekayaan alam Indonesia. Bersinergi dengan Balai KSDA Kalimantan Barat dan Satgas Pamtas RI-MLY Yonarhanud 1/PBC 1/Kostrad, petugas melakukan pelepasliaran satu ekor trenggiling (Manis javanica) pada Senin (23/2/2026).

Lokasi pelepasliaran dipilih di daerah penyangga kawasan konservasi Cagar Alam Gunung Nyiut Penrissen, Kabupaten Bengkayang. Satwa bersisik yang tergolong langka ini sebelumnya merupakan hasil serahan sukarela dari masyarakat yang kemudian menjalani masa pemulihan intensif.

Sebelum dilepas ke alam liar, tim medis dari BKHIT Satpel Jagoi Babang telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan perilaku secara mendalam. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa trenggiling tersebut dalam kondisi prima dan mampu bertahan hidup serta mencari makan secara mandiri di habitat aslinya.

Kuatnya kolaborasi di wilayah perbatasan terlihat dari kehadiran berbagai pihak dalam agenda ini, mulai dari Kepala RKW Resort Sanggau Ledo, personel TNI, hingga perangkat desa setempat. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian ekosistem di wilayah Kalimantan Barat.

“Karantina Kalimantan Barat memastikan setiap satwa yang akan dilepasliarkan telah melalui prosedur pemeriksaan kesehatan yang ketat. Kolaborasi di wilayah perbatasan Jagoi Babang ini sangat krusial demi memutus rantai perdagangan satwa liar,” jelas Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni.

Noval menambahkan bahwa upaya ini merupakan langkah nyata untuk mengembalikan kekayaan hayati ke habitat yang seharusnya. Keberhasilan aksi ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperketat pengawasan terhadap peredaran satwa dilindungi di wilayah perbatasan.

Kesadaran masyarakat yang bersedia menyerahkan satwa dilindungi kepada petugas patut mendapatkan apresiasi tinggi. Hal ini membuktikan bahwa edukasi mengenai perlindungan satwa mulai membuahkan hasil di tengah masyarakat.

Melalui upaya konservasi yang berkelanjutan, diharapkan keseimbangan ekosistem hutan tropis Indonesia, khususnya di wilayah Bengkayang, tetap terjaga. Kelestarian trenggiling dan satwa liar lainnya menjadi warisan penting bagi generasi mendatang.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sultan Brunei Akan Operasi Lutut Libatkan Pakar dari AS, Rakyat Doa Serentak

    Sultan Brunei Akan Operasi Lutut Libatkan Pakar dari AS, Rakyat Doa Serentak

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Jabatan Perdana Menteri Negara Brunei Darussalam mengeluarkan pengumuman khusus terkait kesehatan pemimpin negara, Paduka Seri Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Pengumuman ini disiarkan secara resmi pada Selasa (13/1/2026). Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Haji Halbi, menyampaikan bahwa Sultan Brunei dijadwalkan menjalani perawatan kesehatan yang telah direncanakan sebelumnya di Jerudong Park Medical Centre (JPMC) […]

  • Cornelius Kimha Ajak Warga Ramaikan Gawai Dayak Pontianak 2026: Jaga Tradisi di Tengah Modernisasi

    Cornelius Kimha Ajak Warga Ramaikan Gawai Dayak Pontianak 2026: Jaga Tradisi di Tengah Modernisasi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat memastikan pelaksanaan Gawai Adat Dayak atau Gawai Naik Dango ke-3 Kota Pontianak akan digelar pada 20 hingga 26 April 2026. Kegiatan budaya tahunan ini diharapkan berlangsung lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Gawai kali ini diproyeksikan menjadi ruang pelestarian adat serta budaya Dayak yang vital di ibu […]

  • Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    Dai dari 6 Negara Berkumpul di Sambas, Bahas Sinergi Pembangunan Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Sejumlah Dai dari enam negara dijadwalkan berkumpul di Kabupaten Sambas dalam kegiatan Upgrading Dai dan Seminar Internasional pada 7–9 April 2026. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan di wilayah perbatasan Indonesia. Para Dai yang akan hadir berasal dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, dan Filipina. Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergitas […]

  • Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja

    Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Ciptakan 1 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan berbagai program prioritas pemerintah mulai menunjukkan hasil konkret sekaligus memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pemerataan fasilitas pendidikan disebut menjadi fondasi penting dalam strategi pembangunan nasional. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan […]

  • Jaringan Narkoba Besar Terbongkar, Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu

    Jaringan Narkoba Besar Terbongkar, Polda Kalbar Musnahkan 12 Kg Sabu

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memusnahkan 12 kilogram sabu dalam konferensi pers yang digelar di RS Bhayangkara Anton Soedjarwo, Pontianak, Rabu, 4 Februari 2026. Pemusnahan tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika berskala besar yang beroperasi di wilayah Kalimantan Barat. Kegiatan ini dipimpin Wakil Kepala Polda Kalbar Brigadir Jenderal Polisi Roma Hutajulu, didampingi […]

  • Kapolri Akui Banyak Korban Tak Melapor, Kalbar Jadi Fokus Direktorat PPA-PPO

    Kapolri Akui Banyak Korban Tak Melapor, Kalbar Jadi Fokus Direktorat PPA-PPO

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Salah satu Polda yang masuk dalam daftar tersebut adalah Polda Kalimantan Barat. Kapolri menyebut, pembentukan Direktorat PPA-PPO ini bertujuan memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang menjadi […]

expand_less