Ekspor di PLBN Jagoi Babang Meningkat, Karantina Catat Pengiriman 9,8 Juta Kilogram
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
- print Cetak

Petugas Karantina mengecek kondisi salah satu komditas yang akan diekspor di PLBN Jagoi Babang. | Ekspor di PLBN Jagoi Babang Meningkat, Karantina Catat Pengiriman 9,8 Juta Kilogram. (Foto: Dok. Karantina)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HaloSambas.Com – Karantina Kalimantan Barat melalui Satpel PLBN Jagoi Babang di Bengkayang mencatat kenaikan ekspor yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Volume dan jumlah pengiriman produk lokal ke luar negeri dilaporkan melonjak tajam dibanding tahun sebelumnya pada Selasa (06/01/2026).
Data aplikasi BEST TRUST menunjukkan angka fantastis dengan penerbitan 3.134 sertifikat karantina. Total barang yang dikirim mencapai 9.846.043 kilogram ditambah ribuan batang tanaman hias.
Produk yang paling banyak dikirim berasal dari wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Bengkayang. Komoditas tersebut meliputi buah-buahan segar, sayur-sayuran, sosis, hingga produk perikanan.
Kualitas barang yang dikirim selalu dijaga agar tetap unggul dan kompetitif di pasar internasional. Hal ini menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya saing yang tinggi di mata konsumen asing.
Memasuki hari pertama di bulan Januari 2026, semangat ekspor di perbatasan ini tampak semakin kuat. Petugas mencatat sudah ada 28 sertifikat yang keluar dengan total volume mencapai 84.650 kilogram.
Angka pengiriman yang besar dalam waktu singkat ini memberikan sinyal positif bagi ekonomi daerah. Aktivitas perdagangan di perbatasan Jagoi Babang diprediksi akan terus tumbuh sepanjang tahun ini.
Penanggung Jawab Satpel PLBN Jagoi Babang, Noval Isnaeni, menegaskan komitmennya untuk mendukung arus ekspor. Pihaknya melakukan pengawasan ketat dan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap komoditas.
“Kami memastikan bahwa setiap komoditas yang diekspor telah memenuhi standar keamanan pangan dan persyaratan negara tujuan,” ujar Noval Isnaeni mengenai prosedur resmi yang dijalankan petugas.
Karantina Kalbar berjanji akan terus mempermudah proses administrasi bagi para pelaku usaha lokal. Dukungan ini bertujuan agar semakin banyak warga yang berani mengirim produknya ke pasar global.
Dengan pemeriksaan yang cepat dan tepat, barang-barang pertanian dan perikanan tetap terjaga kesegarannya. Sinergi ini diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Kalbar.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Tim Redaksi
- Sumber: Karantina Kalbar

Saat ini belum ada komentar