Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bubbor Paddas » IP Naik Tajam, Bupati Satono Larang Petani Jual Gabah Murah untuk Kesejahteraan Petani

IP Naik Tajam, Bupati Satono Larang Petani Jual Gabah Murah untuk Kesejahteraan Petani

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HaloSambas.Com – Kabupaten Sambas semakin mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan utama di Kalimantan Barat. Hal ini ditegaskan dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (07/01/2026), yang dihadiri langsung oleh Bupati Sambas, Satono, bersama Danrem 121/Alambhana Wanawwai, Brigjen TNI Purnomosidi.

Kegiatan yang melibatkan Gapoktan Cahaya Baru ini selaras dengan agenda strategis nasional yang dipusatkan di Karawang. Dalam momen tersebut, Bupati Satono membawa kabar gembira mengenai kenaikan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Sambas.

Bupati Satono memberikan apresiasi tinggi kepada para petani atas kerja keras mereka. Data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada Indeks Pertanaman (IP) Kabupaten Sambas yang mencerminkan frekuensi tanam dalam setahun.

“Saya sangat bahagia, karena IP kita pada tahun 2024 yang awalnya 1,78, sekarang naik menjadi 1,95. Atas nama pemerintah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petani,” ungkap Bupati Satono dengan penuh bangga.

Salah satu poin penting yang ditekankan Bupati adalah mengenai kesejahteraan petani. Ia menyampaikan bahwa Presiden RI telah menetapkan harga gabah yang cukup tinggi, yaitu Rp6.500 per kilogram.

Satono secara tegas mengingatkan para petani agar tidak terjebak oleh pihak-pihak yang mencoba membeli hasil panen dengan harga rendah. “Hari ini harga gabah 6.500. Kalau ada yang mau beli lebih murah, jangan dikasih. Bapak dan Ibu harus tetap semangat bertani karena harganya sudah dijamin pemerintah,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Sambas juga memperkuat sisi regulasi dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Aturan ini dibuat untuk menjaga agar lahan sawah di Sambas tidak berubah menjadi bangunan atau kebun lainnya.

Dukungan alat mesin pertanian (alsintan) juga terus mengalir dari pemerintah pusat, di mana sebanyak 1.034 unit alat tani telah disalurkan belum lama ini. Bupati berharap bantuan ini memicu petani untuk meningkatkan kualitas dan jumlah hasil panen mereka demi mewujudkan kemandirian pangan.

Kehadiran Brigjen TNI Purnomosidi dalam panen raya ini menunjukkan dukungan penuh TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. Kolaborasi antara tentara dan petani di lapangan terbukti mampu memberikan rasa aman dan dorongan teknis bagi kemajuan sektor pertanian di perbatasan.

Dengan kenaikan IP dan jaminan harga gabah yang layak, Kabupaten Sambas kini berdiri tegak sebagai pilar utama swasembada pangan di Kalimantan Barat. Semangat “kembali ke sawah” kini menjadi motor penggerak ekonomi yang nyata bagi ribuan keluarga petani di Sambas.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: PPID Sambas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi TNI dan Petani Selakau: Pelda Yosep Komitmen Kawal Cetak Sawah Rakyat Demi Swasembada Pangan

    Sinergi TNI dan Petani Selakau: Pelda Yosep Komitmen Kawal Cetak Sawah Rakyat Demi Swasembada Pangan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Dim/Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Pelaksana Harian (Plh) Danramil 06/Selakau, Pelda Yosep, menghadiri kegiatan tanam padi perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang berlokasi di Dusun Parit Color, Desa Pangkalan Bemban, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam […]

  • Bersihkan Pantai Sinam, TNI-Polri dan Warga Pemangkat Gelar Gotong Royong

    Bersihkan Pantai Sinam, TNI-Polri dan Warga Pemangkat Gelar Gotong Royong

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Pend/Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Anggota Koramil 05/Pemangkat bersinergi bersama TNI Angkatan Laut, Pemerintah Desa (Pemdes), dan Pol Airud melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan pantai di Desa Sinam, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian wilayah pesisir. Aksi gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan sampah […]

  • Dukung Kebersihan Pesantren, Bupati Satono Serahkan Bantuan Motor Tosa untuk Ponpes Al-Furqon Tebas

    Dukung Kebersihan Pesantren, Bupati Satono Serahkan Bantuan Motor Tosa untuk Ponpes Al-Furqon Tebas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Bupati Sambas, Satono, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan keagamaan di daerahnya. Pada Rabu (07/01/2026), Satono menyerahkan secara langsung bantuan satu unit kendaraan roda tiga (Tosa) kepada pengurus Pondok Pesantren Al-Furqon di Kecamatan Tebas. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten Sambas. Kendaraan tersebut disiapkan […]

  • Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    Tata Kelola Berbasis Risiko Jadi Fondasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Halo Sambas
    • 0Komentar

    HaloSambas.com – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa pengelolaan hutan Indonesia ke depan harus ditopang tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berintegritas. Menurut dia, pendekatan berbasis risiko menjadi kunci untuk memastikan setiap program kehutanan berjalan efektif sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan. “Pengelolaan hutan harus dilaksanakan melalui tata kelola yang kuat, dengan pengawasan […]

  • Ribuan Warga Sekadau Terendam Banjir Hingga 2 Meter, Dua Kecamatan Paling Parah Terdampak

    Ribuan Warga Sekadau Terendam Banjir Hingga 2 Meter, Dua Kecamatan Paling Parah Terdampak

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com – Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, sejak Kamis (08/01/2026) dini hari. Hujan lebat yang terjadi sejak Rabu malam menyebabkan Sungai Sekadau meluap dan merendam ribuan rumah warga di dua kecamatan sekaligus. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sekadau, Heri Handoko Susilo, menyampaikan bahwa hujan deras mengguyur mulai pukul 20.00 WIB hingga dini […]

  • Masjid 1001 Kubah Jadi Saksi, Yayasan Sambas Raya Madani Dorong Pengelolaan Wakaf Produktif yang Inovatif

    Masjid 1001 Kubah Jadi Saksi, Yayasan Sambas Raya Madani Dorong Pengelolaan Wakaf Produktif yang Inovatif

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    HaloSambas.Com — Wakaf kini tidak lagi hanya dipahami sebagai sarana ibadah semata, melainkan telah bergeser menjadi instrumen strategis dalam membangun ekonomi umat secara berkelanjutan. Pesan kuat ini mengemuka dalam Pelatihan dan Workshop Pengelolaan serta Optimalisasi Harta Wakaf yang digelar di Aula Utama Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah Sambas, Jumat (30/1/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten […]

expand_less